Suara.com - Terminal Kalideres menyediakan vaksin booster untuk pemudik yang ingin ke luar kota di sama musik lebaran. Gerai vaksin booster itu akan didirikan di terminal.
Pengelola Terminal Kalideres akan menggandeng Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Barat dan Polsek Kalideres untuk membuat gerai vaksin booster tersebut.
"Ini agar penumpang yang ingin melakukan perjalanan ke luar kota menggunakan bus bisa mendapatkan vaksin penguat di sini," kata Kepala Terminal Kalideres, Revi Zulkarnaen, saat dihubungi di Jakarta, Senin.
Revi juga sempat berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan DKI Jakarta agar mau membangun gerai vaksin dosis ketiga di tempatnya.
Namun, katanya, usulan itu belum bisa direalisasikan oleh Dinas Kesehatan DKI.
Jika pihak kepolisian dan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta memberikan lampu hijau terkait gerai vaksin dosis ketiga di terminal, maka Revi memperkirakan gerai tersebut akan tersedia pada pertengahan April 2022.
"Gerai beroperasi mulai dari posko angkutan Lebaran itu adanya di 25 April sampai 10 Mei 2022," jelas Revi.
Hingga saat ini, pihak Revi masih memberlakukan aturan wajib vaksin dosis dua bagi penumpang yang mau bepergian ke luar kota.
Sebelumnya, Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyebut, pemerintah mensyaratkan vaksinasi penguat COVID-19 menjadi syarat bagi masyarakat untuk melakukan mudik pada libur Lebaran 2022.
Menurut Wapres, selain vaksinasi dosis satu dan dua, masyarakat juga diminta untuk segera melakukan vaksinasi "booster", sehingga tidak perlu lagi menunjukkan hasil tes PCR atau antigen.
Namun, Wapres meminta agar penyelenggaraan ibadah harus tetap mentaati protokol kesehatan, seperti menggunakan masker dan mencuci tangan. (Antara)
Berita Terkait
-
Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Segera Dibuka: Cek Jadwal, Link dan Cara Daftarnya
-
5 Mobil Bekas Sedan di Bawah Rp50 Juta, Mesin Bandel dan Aman untuk Mudik Jarak Jauh
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
5 Motor Matic Paling Irit Bensin untuk Mudik, Nyaman dan Tangguh buat Perjalanan Jauh
-
7 Link Daftar Program Mudik Gratis 2026, Segera Amankan Kursimu Sebelum Kehabisan
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Pakai Baju Koko Putih, Prabowo Hadiri Acara Munajat Bangsa-Pengukuhan Pengurus MUI di Istiqlal
-
Sempat Kabur Saat OTT, Pemilik PT Blueray John Field Menyerahkan Diri ke KPK
-
Semarang Jadi Pelopor Meritokrasi di Jateng, 12 Pejabat Dilantik Lewat Sistem Talenta
-
Nyanyian Saksi di Sidang: Sebut Eks Menaker Ida Fauziyah Terima Rp50 Juta, KPK Mulai Pasang Mata
-
Diduga Demi Kejar 'Cuan' Bisnis, Anak Usaha Kemenkeu Nekat Suap Ketua PN Depok Terkait Lahan Tapos
-
Kapolres Tangsel Laporkan Gratifikasi iPhone 17 Pro Max ke KPK, Kini Disita Jadi Milik Negara
-
Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Obat Keras, 21 Ribu Butir Disita dari Dua Lokasi
-
Usai Kena OTT KPK, Ketua dan Waka PN Depok Akan Diperiksa KY soal Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok