News / Nasional
Senin, 04 April 2022 | 15:47 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita usai rapat soal minyak goreng curah di Mabes Polri, (Suara.com/Yasir)

Suara.com - Polri membentuk satgas gabungan untuk mengawasi produksi hingga pendistribusian minyak goreng curah. Mereka mengklaim akan melakukan pengawasan selama 24 jam nonstop.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan ini usai menggelar rapat bersama Menteri Perindustrian (MenperinAgus Gumiwang Kartasasmita di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (4/4/2022).

"Kami bersama Pak Menperin membentuk satgas gabungan. Di mana satgas gabungan ini kita tempatkan mulai di level pusat para produsen dan di kantor pusat juga ditempatkan personel dari kepolisian dan Kemenperin. Khususnya di beberapa produsen besar melekat selama 24 jam. Untuk mengawasi proses produksi," kata Listyo. 

Listyo berharap, dengan dilakukannya pengawasan secara maksimal dapat menjamin ketersediaan minyak goreng di masyarakat. Sekaligus memastikan harga jual sesuai dengan harga eceran tertinggi atau HET yang telah ditentukan oleh pemerintah. 

"Di level distributor baik distributor tingkat I sampai tingkat IV, hingga pengecer akan kita turunkan personel dari Satgas Pusat, daerah, rekan-rekan intelijen, Bhabinkamtibmas untuk turun mengecek di pasar. Sehingga rangkaian proses, mulai dari produsen, distributor sampai dengan pasar betul-betul bisa kita awasi dengan baik," katanya. 

Selain minyak goreng, kata Listyo, pihaknya juga melakukan pengawasan terhadap ketersediaan sembako di masyarakat. Termasuk memastikan stabilitas harganya. 

"Saat ini sedang kita rapatkan terkait kebutuhan sembako yang lain termasuk juga BBM yang saat ini mulai ada fluktuasi terkait harga dan ketersediaan dilapangan," pungkasnya.

Load More