News / Nasional
Senin, 04 April 2022 | 20:21 WIB
Ketua Panitia Seleksi (Pansel) anggota Komnas HAM Makarim Wibisono. (Suara.com/Yosea Arga)

Suara.com - Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Komnas HAM 2022-2027, Makarim Wibisono, mengatakan tantangan Komnas HAM ke depan akan semakin tinggi. Sebab, ruang berdemokrasi di zaman kiwari makin menyempit.

Terlebih, komitmen para pemangku kebijakan yang semula berkonsentrasi pada HAM, kini telah tenggelam dari permukaan. Untuk itu, dia berharap Komnas HAM bisa memberikan perhatian besar pada masalah hak asasi manusia.

"Karena itu kami menghendaki adanya Komnas HAM yang betul-betul memiliki jiwa pelopor untuk menarik unsur-unsur lain agar memberi perhatian yang besar pada masalah-malasah HAM," ucap Makarim di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (4/4/2022).

Sebagai Ketua Pansel, Makarim juga berharap anggota Komisioner Komnas HAM ke depan terdiri dari orang-orang yang memiliki komitmen yang kuat. Khususnya terhadap prinsip-prinsip hak asasi manusia.

"Tidak hanya prinsip-prinsip mengenai kemajuan penegertian terhadap hak asasi manusia tapi juga prinsip-prinsip bagaimana untuk melindungi persoalan-persoalan korban dari akibat pelanggaran HAM itu, jadi kita tidak hanya berbicara tapi juga melakukan langkah-langkah untuk melindunginya gitu ya," jelasnya.

Dengan demikian, Makarim mengatakan saat ini banyak kesempatan bagi para aktivis bisa memanfaatkan kedudukan di Komnas HAM. Hal itu untuk memperjuangkan masalah-masalahnya terkait HAM.

"Sebagai anggota Komnas HAM itu punya akses yang tidak terlalu sulit bertemu dengan penegak hukum itu," tutup dia.

Load More