Suara.com - Pemerintah memutuskan untuk memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) minyak goreng per April 2022.
Instruksi ini disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo yang diunggah melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, pada Jumat (1/4/2022).
Lantas, bagaimana cara menerima BLT minyak goreng ini dan apa saja persyaratannya?
Presiden mengungkapkan, kelompok masyarakat yang menjadi sasaran dari BLT minyak goreng ini, antara lain:
- Keluarga Penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
- Program Keluarga Harapan (PKH)
- Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan makanan
Melansir dari setkab.go.id, bantuan tersebut ditujukan kepada 20,5 juta keluarga yang termasuk dalam daftar BPNT dan PKH, dan 2,5 juta PKL yang berjualan makanan gorengan.
Jika telah memenuhi syarat yang disebutkan di atas, maka selanjutnya dapat mengecek apakah termasuk dalam penerima bansos minyak goreng atau tidak dengan melakukan cara-cara berikut ini.
Terdapat tiga cara yang untuk mengetahui kelolosan sebagai penerima bansos.
1. Mengecek lewat laman Cekbansos.kemensos.go.id
- Akses laman cekbansos.kemensos.go.id
- Isi semua data yang diminta, mulai dari wilayah dan nama
- Masukkan kode 8 digit huruf (dipisahkan spasi) seperti yang tertera dalam kotak kode
- Apabila huruf kode tidak jelas, maka klik ikon refresh untuk memperoleh kode baru
- Berikutnya klik tombol cari data
- Jika nama Anda muncul, maka Anda telah terdaftar dalam DTKS. Akan tetapi, untuk memastikan apakah Anda termasuk penerima BPNT 2022, maka pastikan dalam kolom status BPNT tertera "Ya".
2. Melalui aplikasi Cek Bansos
Baca Juga: Tolak Bantuan Minyak Goreng Presiden Jokowi, Partai Buruh: BLT Gudangnya Korupsi!
- Pastikan telah mengunduh aplikasi Cek Bansos pada ponsel
- Klik menu "Cek Bansos"
- Isikkan data diri, mulai dari wilayah dan nama sesuai dengan KTP
- Berikutnya klik tombol "Cari Data"
- Periksa data yang akan dimunculkan untuk mengetahui apakah Anda termasuk menjadi penerima BPNT 2022
3. Menghubungi Kantor Dinsos
Langkah lainnya untuk mengetahui penerima BPNT 2022 adalah dengan menghubungi kantor Dinas Sosial setempat.
Anda dapat mendatangi kantor Dinsos, lalu menanyakan kepada petugas apakah terdaftar dalam DTKS dan termasuk penerima BPNT 2022 atau Bantuan Kartu Sembako.
Cara Memperoleh BLT Minyak Goreng
Jika Anda telah dinyatakan sebagai penerima BLT minyak goreng, ikuti langkah berikut ini untuk memperoleh bantuan tersebut.
- Pastikan telah mengunduh aplikasi Cek Bansos yang resmi dibuat oleh Kementerian Sosial.
- Melakukan registrasi dengan mencantumkan nomor Kartu Keluarga (KK), NIK, dan KTP.
- Jika sudah, lalu tunggu supaya data Anda terverifikasi oleh admin Kementerian Sosial.
- Jika telah diverifikasi, maka Anda dapat mengakses menu yang tersdia di aplikasi Cek Bansos.
- Untuk memperoleh BLT, Anda perlu memencet tombol daftar usulan
- Pilih "menambahkan usulan"
- Untuk informasi, pemilik akun Cek Bansos dapat mendaftarkan dirinya, keluarganya orang lain, dan orang yang tidak mampu yang berada di sekitarnya.
- Kolom yang tercantum dalam aplikasi wajib diisi keseluruhan dengan data kependudukan yang sesuai dengan data dukcapil, serta harus sesuai dengan wilayah/daerah pengusul Kartu Keluarga (KK).
Nah, itulah cara yang dapat ditempuh untuk memperoleh bantuan BLT minyak goreng dari Pemerintah senilai Rp 300 ribu. Semoga bermanfaat.
Berita Terkait
-
Tolak Bantuan Minyak Goreng Presiden Jokowi, Partai Buruh: BLT Gudangnya Korupsi!
-
Daftar Bansos Tambahan dari Pemerintah Karena Dampak Perang Rusia-Ukraina, Salah Satunya BLT Minyak Goreng
-
Cair Bareng BPNT dan PKH, Penerima BLT Minyak Goreng Siap-siap Dapat Rp500 Ribu
-
Singgung Utang Pemerintah Membengkak di Era Jokowi, Elite Demokrat: Penderitaan Rakyat Semakin Meningkat
-
Viral Video Jokowi Kritik BLT Saat Jadi Gubernur, Demokrat Beri Sindiran Keras: Saat Itu Dia Sedang Getol Pencitraan!
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Gubernur Khofifah Apresiasi, Pemprov Jatim Borong 3 Penghargaan UB Halal Metric Award 2026
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto