Suara.com - Polri dipastikan tidak akan melakukan penyekatan atau menghambat masyarakat untuk melakukan mudik lebaran tahun ini. Hal itu berbeda dari kebijakan-kebijakan Polri pada tahun-tahun di tengah pandemi.
"Jadi kami tidak ada perintah langsung untuk penyekatan apalagi menghambat masyarakat di jalan," kata Kakorlantas Polri Irjen Firman Shantyabudi dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI bahas soal mudik di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (6/4/2022).
Firman mengaku Polri akan bertindak humanis dan ikhlas dalam mengawal pelaksanaan mudik tahun ini. Ia mengklaim justru Polri akan melakukan bantuan kepada masyarakat yang ingin mudik namun belum divaksin covid-19.
Ia menyampaikan, Polri menyiapkan sejumlah pos-pos pelayanan untuk memberikan vaksin kepada masyarakat jika kedapatan belum menerima suntikan.
"Tentunya sangat humanis karena perintah dari pimpinan sudah jelas tidak ada penyekatan oleh kami kami justru membantu apabila masyarakat yang membutuhkan vaksin. Jadi kami menyiapkan pos-pos pelayanan," ujarnya.
Lebih lanjut, Firman menegaskan, volume arus mudik tahun ini akan berbeda dan diprediksi akan besar. Sehingga pihaknya tidak akan melakukan penghambatan.
"Karema kami yakin volume yang sedemikian besar kami tidak akan mengambil resiko terlalu banyak untik menghambat arus masyrajat yang akan pulang," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Dokter Anak Ingatkan Bahaya Jemur Bayi di Bawah Matahari Terik
-
Tepis Isu Prabowo Antikritik, KSP: Kritik Silakan, Tapi Pakai Data dan Teori
-
Pramono Anung Jamin Aturan Penyediaan Air Tak Akan 'Sandera' Kebutuhan Warga Jakarta
-
DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Perlindungan Saksi-Korban ke Paripurna
-
Survei Poltracking: Prabowo Unggul di Top of Mind Capres 2029, Dedi Mulyadi dan Anies Menyusul
-
Rentetan OTT Kepala Daerah, Tito Sebut Ada Masalah Mendasar dalam Rekrutmen Pilkada
-
Mendagri Sentil Daerah yang Ragu Soal WFH ASN: Ini Bukan Opsional!
-
Ibu dan Anak Tewas Terlindas Bus AKAP di Depan Terminal Kampung Rambutan
-
Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama
-
Tak Semua Penghijauan Berdampak Positif, Studi Ungkap Ancaman di Balik Penanaman Pohon Massal