Suara.com - Memasuki bulan Ramadan, percepatan vaksinasi Covid-19 terus digencarkan Badan Intelijen Negara Daerah Jawa Timur (Binda Jatim). Upaya ini dilakukan untuk menggenjot capaian vaksinasi, terutama vaksin dosis ketiga atau booster yang masih jauh tertinggal secara rasio vaksinasi nasional.
Binda Jatim bekerjasama dengan Kodim 0813 Bojonegoro menggelar vaksinasi secara mobile di tiga titik di Kabupaten Bojonegoro di antaranya di Pasar Kota Bojonegoro, Superindo Supermarket, serta di Masjid At Taqwa, Desa Banjarejo, Kabupaten Bojonegoro.
Percepatan vaksinasi ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah yang mensyaratkan vaksin dosis booster bagi mereka yang ingin mudik Lebaran nanti.
“Sasaran vaksinasi yang dituju adalah para pengunjung pasar, supermarket dan jamaah masjid. Hal ini untuk memudahkan masyarakat dalam menjangkau gerai vaksinasi,” kata Koordinator Wilayah Binda Jatim di Bojonegoro, Teguh Prasetya, dikutip Kamis (7/4/2022).
Teguh menyebut vaksinasi jemput bola ke tempat masyarakat beraktivitas sengaja dipilih untuk memudahkan masyarakat menjangkau lokasi vaksinasi. Sebab, menurutnya, banyak masyarakat yang ingin melakukan vaksinasi namun terkendala dengan waktu ataupun pekerjaan.
Bulan Puasa, lanjut Teguh, tidak menurunkan intensitas Binda Jatim dalam mendorong pemerataan vaksinasi bagi semua kalangan. Akselerasi vaksinasi ini sangat penting untuk meningkatkan kekebalan komunal.
“Pandemi semakin terkendali, pembatasan sosial juga semakin dilonggarkan, tapi kita tidak boleh kendor. Vaksinasi booster harus kita tingkatkan agar masyarakat bisa lebih tenang menjalankan aktivitas di bulan Ramadan,” paparnya.
Koordinator kegiatan, Kapten Inf Hery Sukiyanto merinci, pelayanan vaksinasi tidak hanya dilakukan rutin setiap hari di Poliklinik Kesehatan (Polkes) Kodim 0813 Bojonegoro, tetapi juga gencar dengan aksi jemput bola tempat-tempat keramaian, termasuk di masjid dan musala yang saat-saat ini ramai dengan warga masyarakat.
“Masyarakat antusias, vaksinasi berjalan dengan tertib dan lancar, semua peserta mematuhi skema vaksinasi mulai dari screening hingga penyuntikan,” ungkapnya.
Baca Juga: Dear Pemudik, Selama Ramadhan Gerai Vaksin di Polres Bogor Tetap Buka
Kepala Pasar Kota Bojonegoro, Nur Cholis menyatakan sangat berterimakasih kepada Binda Jatim dan Kodim 0813 Bojonegoro yang telah melakukan vaksinasi di lokasi Pasar Kota Bojonegoro. “Ternyata dalam pelaksanaan tadi antusiasme para pedagang maupun pengunjung pasar sangat tinggi. Banyak yang ingin divaksin".
Harapannya setelah dilakukan vaksinasi tadi, masyarakat dapat terlindungi dari paparan Covid-19 dan pandemi dapat segera berakhir.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Soal Ambang Batas Pemilu, PSI Tegaskan Kembali Semangat Reformasi
-
Safari Ramadan ke Ponpes di Klender, Kaesang Pangarep Didoakan Jadi Presiden
-
Demo Mahasiswa Jadi Berkah Ramadan, Pedagang Starling Raup Cuan 3 Kali Lipat
-
Lalai Awasi Kasus Hogi Minaya, Mantan Kapolresta Sleman Dicopot dari Jabatan
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa