Suara.com - Ekonom Senior Faisal Basri memberikan tanggapan mengenai wacana perpanjangan jabatan tiga periode.
Faisal Basri menilai wacana tersebut merupakan warisan terburuk bagi masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Apabila wacana tersebut terealisasi, maka warisan ekonomi yang dicapainya akan hilang. Seperti kehilangan tingkat inflasi yang rendah seiring harga kenaikan bahan pokok.
Diketahui, selama Jokowi menjabat sebagai presiden, tingkat Indonesia stabil setiap tahun.
Selanjutnya, wacana perpanjangan jabatan tiga periode tersebut akan membuat Jokowi kehilangan tingkat kemiskinan satu digit. Sebab, bertambahnya masyarakat miskin yang tidak mampu beli harga pangan yang mengalami kenaikan.
Padahal sejak awal Jokowi ingin memangkas angka kemiskinan ekstrem.
Meski demikian, Faisal Basri berharap agar Jokowi tidak mengiyakan mengenai perpanjangan jabatan tiga periode.
"Nanti yang bagus-bagus bisa jadi jelek dan akhirnya tidak menyisakan apa-apa, kecuali kerusakan lingkungan dan hutang yang menumpuk. Kami sayang sama Pak Jokowi, cukup sampai 2024," jelas Faisal, seperti dikutip dari wartaekonomi--jaringan Suara.com, Sabtu (9/4/2022).
Lebih lanjut, Faisal menyoroti kenaikan harga beberapa bahan pokok.
Menurutnya, kenaikan harga tersebut disebabkan kondisi pemerintah yang tidak pandai mengelola sehingga terjadi kesemrawutan.
Kemudian, Faisal Basri menyinggung soal urusan pangan yang masih impor.
Menurutnya, pemerintah melakukan open ekonomi. Namun, menciptakan dua harga sehingga terjadilah kenaikan harga dan kelangkaan.
"Sebetulnya salah pemerintah sendiri yang melayani oligarki," bebernya.
Berita Terkait
-
Beda Sikap Jokowi Bicara Soal BLT Dulu Vs Sekarang, Warganet: Mencla Mencle
-
Mahasiswa Bergerak Tolak Wacana Tiga Periode Presiden Jokowi, Anggota DPRD Lebak: Saya Berharap Berhenti Untuk Demo
-
Luhut Ditunjuk Jokowi jadi Ketua Dewan SDA Nasional, Publik: Semua untuk Opung, Kayak Enggak Ada Orang Lain
-
Sebut Big Data 110 Juta Warga Ingin Pemilu 2024 Ditunda Bohong, KAMI Minta Jokowi Pecat Luhut
-
Luhut Klaim Big Data Masyarakat Ingin Pemilu Ditunda, Wiranto: Kalau Ada Kasihkan ke Saya
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Baru Diresmikan, Taman Bendera Pusaka di Jaksel Sudah Dipenuhi Sampah Berserakan
-
Asal Usul Viral Ejekan You're Fired, Cara Jenderal Iran Merendahkan Donald Trump Selama Perang
-
Serangan Rudal Kiamat Iran Bikin Yerusalem Rusak Parah, Warga Israel Terluka
-
Turki Usulkan Gencatan Senjata Sementara di Timur Tengah, Dorong Negosiasi Damai
-
Pramono Anung Resmi Terapkan WFA ASN Usai Lebaran, Presensi Daring Wajib Tanpa Bolos
-
Rudal Kiamat Iran Hantam Israel Pagi Ini, Ledakan Dahsyat Guncang Yerusalem
-
Ngaku Mau Damai, Donald Trump Masih Mau Iran Ganti Rezim
-
Donald Trump Bohong, Iran: Yang Mulai Perang kan Amerika Serikat
-
Gencatan Senjata Perang AS-Iran, Donald Trump Mendadak Tunda Serangan 5 Hari
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran