Suara.com - Muhammad Saifullah Elsyaf (7) putra dari First Secretary Political Affair KBRI Washington DC, Harun Syaifullah Syafa meninggal dunia usai ditabrak oleh sebuah mobil saat tengah menunggu bus sekolah di sudut Grosvenor Lane dan King Charles Way, dekat jalan layang I-495 di daerah Bethesda, Montgomery Country, Maryland, Amerika Serikat pada Kamis (7/4/2022). Sebelum menabrak Elsyaf, mobil itu sempat kehilangan kendali.
Melalui pemberitaan fox5dc.com, Elsyaf tengah bersama Harun dan adiknya yang masih berusia 18 bulan di kereta dorong. Menurut keterangan pejabat Kepolisian Montgomery County, mobil Honda Accord emas 2002 tengah mengemudi di blok 5200 King Charles Way.
"Ketika mobil kehilangan kendali dan meninggalkan jalan. Setelah meninggalkan jalan, mobil menabrak tiga orang yang berdiri di daerah berumput menunggu bus sekolah," demikian yang disampaikan pejabat kepolisian setempat.
Akibat kejadian tersebut, Elsyaf langsung dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis. Sementara itu ayahnya dilaporkan hanya menderita luka ringan dan tidak ditemukan luka pada balita yang ada pada saat kejadian.
Sayangnya, nyawa Elsyaf tidak tertolong setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit.
"Seorang anak laki-laki, yang ditabrak kendaraan Rabu pagi di Montgomery County telah meninggal," ujar kepolisian setempat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional
-
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan
-
Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih
-
Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'
-
Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja
-
Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'
-
Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi
-
Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!
-
China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar