Suara.com - Satu lagi anggota DPR RI yang tertangkap kamera sedang menonton video syur ketika tengah mengikuti rapat. Kejadian serupa pernah terjadi pada 2011 lalu, yang menimpa salah satu anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera.
Namun kini, anggota DPR yang kedapatan menonton video dewasa tersebut disebut-sebut berasal dari Fraksi PDI Perjuangan.
Apa saja fakta-fakta dibalik peristiwa tersebut? Berikut ulasannya.
1. Berinisial HM Mantan Penyanyi Terkenal
Anggota DPR yang tertangkap menonton video porno diketahui berinisal HM. Pernyatan tersebut diungkapkan oleh pakar telematika, yang juga mantan politikus Partai Demokrat, Roy Suryo.
Terang-terangan Roy Suryo mengungkap hal tersebut melalui media sosial twitternya beberapa waktu lalu. Ia menyebut, ada sejumlah tanda yang bisa dikenali sehingga ia menyimpulkan bahwa itu adalah HM. Salah satunya lewat kursi dan botol sanitizer milik tersangka yang berinisial HM.
“Dilihat dari kursi dan botol sanitizer, inisial HM (mantan penyanyi) tersebut memang video baru (Yang bersangkuta PAW dari Fraksi xxx-P) ambyar," katanya
2. Berasal dari Fraksi PDI Perjuangan
Anggota DPR yang diduga menonton video porno merupakan komisi IX DPR dari fraksi Partai PDI Perjuangan.
Pihak Fraksi PDI Perjuangan mengamini hal tersebut dan dan menyatakan anggota DPR yang duduk di Komisi IX tersebut adalah sakah satu anggotanya.
3. Video tersebar di media sosial
Anggota DPR tersebut tertangkap kamera sedang menonton video syur, saat mengikuti rapat mengenai vaksin. Video HM yang tengah menonton video dewasa itupun menyebar di media sosial. Salah satunya yang diunggah oleh akun Twitter @m1n4_95 beberapa waktu lalu. Akun tersebut mengunggah sebuah video yang memperlihatkan seorang anggota DPR yang sedang duduk ketika rapat berlangsung sembari menonton video porno di layar ponsel miliknya.
4. Bukan Hal yang Disengaja
Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Bambang Wuryanto menyatakan, bahwa kejadian tersebut bukan sengaja dilakukan.
Ia mengatakan, HM tidak sengaja membuka video dikirim lewat aplikasi WhatAapp di ponsel pintarnya. Pada waktu bersamaan, ada pihak yang memotret kejadian tersebut.
Berita Terkait
-
Harvey Malaiholo Diduga Nonton Video Bokep, Nangis-Nangis Minta Maaf ke Fraksi
-
Sindir Anggota DPR Nonton Film Bokep Saat Rapat, Melanie Subono: Duh Kasian, Jangan Dikasih Sanksi Ya
-
Kadernya Diduga Nonton Video Porno, PDIP: Kamu Tega Beri Sanksi?
-
5 Anggota DPR Tertangkap Basah Nonton Video Porno saat Rapat: Ada yang Berkelit Salahkan Smartphone!
-
Harvey Malaiholo, Penyanyi Kondang Era 80-an, Masuk PDI Perjuangan, Sekarang Diduga Nonton Video Porno Saat Rapat DPR
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
-
DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square
-
Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek
-
Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta
-
Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen