Klarifikasi serupa juga telah dibuat oleh tim Gus Idris Official. Lewat video tanggapan tersebut, Gus Idris dan timnya meminta maaf atas keresahan akibat perbuatan pihak tak bertanggung jawab yang telah memelintir konten edukasi mereka.
"Kami mohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya pada masyarakat Situbondo," ujar Gus Idris. "Video itu dipotong oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab."
Perwakilan Gus Idris Official juga menerangkan hal serupa. "Video yang lagi viral ini ulah oknum yang tanpa izin dari kita sebagai pemilik video asli, memotong dan meng-share, dengan tujuan yang kita tidak tahu, yang jelas membuat gaduh," tuturnya.
"Ini ada kesalahpahaman, karena video yang asli tidak ada tujuan untuk memprovokasi. Intinya kita itu untuk dakwah," sambungnya, menerangkan tujuan konten semata untuk mengedukasi masyarakat mengenai potensi dijerumuskan saat belajar agama.
Mengenai video viral tersebut, pihak Gus Idris Official mengklaim semuanya di luar kuasa mereka. "Untuk video yang dipotong itu, tim kami tidak bertanggung jawab," tegasnya.
Video klarifikasi dari Gus Idris Official dapat disaksikan di sini.
Tag
Berita Terkait
-
5 Cara agar Tidak Kelewatan Bangun Sahur, Coba Yuk!
-
CEK FAKTA: Benarkah Terjadi Kebakaran di Lokasi Syuting Ikatan Cinta, hingga Menyebabkan Korban Jiwa?
-
Doa setelah Sholat Witir: Bacaan Latin Lengkap Dengan Artinya
-
Sanksi Harus Dibayar Jika Berhubungan Suami Istri Siang Hari di Bulan Ramadhan
-
CEK FAKTA: Geger Pemberitaan Mahasiswa Ngaku Khilaf dan Buka Puasa Saat Zuhur Gegara Ikut Demo, Benarkah?
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
7 Langkah Mudah Reaktivasi PBI-JK yang Dinonaktifkan
-
Prabowo: Setiap Kali Mau Berantas Korupsi, Kelompok 'Garong' Serang Balik Pakai Kerusuhan
-
Di Istiqlal, MUI Ingatkan Perusak Lingkungan Adalah Kejahatan Besar di Mata Al-Qur'an
-
Pakai Baju Koko Putih, Prabowo Hadiri Acara Munajat Bangsa-Pengukuhan Pengurus MUI di Istiqlal
-
Sempat Kabur Saat OTT, Pemilik PT Blueray John Field Menyerahkan Diri ke KPK
-
Semarang Jadi Pelopor Meritokrasi di Jateng, 12 Pejabat Dilantik Lewat Sistem Talenta
-
Nyanyian Saksi di Sidang: Sebut Eks Menaker Ida Fauziyah Terima Rp50 Juta, KPK Mulai Pasang Mata
-
Diduga Demi Kejar 'Cuan' Bisnis, Anak Usaha Kemenkeu Nekat Suap Ketua PN Depok Terkait Lahan Tapos
-
Kapolres Tangsel Laporkan Gratifikasi iPhone 17 Pro Max ke KPK, Kini Disita Jadi Milik Negara
-
Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Obat Keras, 21 Ribu Butir Disita dari Dua Lokasi