Suara.com - Pengelola Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, berencana mendirikan gerai vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau booster untuk melayani penumpang pada arus mudik.
Kepala Terminal Bus Kampung Rambutan, Yulza Ramadhoni, menyebut pihaknya akan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta dalam membuka gerai vaksinasi COVID-19 tersebut.
"Untuk gerai 'booster', nanti kami akan bekerjasama lebih lanjut dengan Dinas Kesehatan penyediaan gerai vaksin 'booster' untuk masyarakat yang akan melakukan mudik," kata Yulza Ramadhoni di Jakarta, Sabtu (16/4/2022).
Namun pihaknya memberikan imbauan kepada calon pemudik untuk melakukan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga terlebih dahulu sebelum pulang ke kampung halaman.
"Jadi jauh-jauh hari sudah melakukan 'booster', baik nanti yang kita sediakan di terminal maupun di lingkungan masing-masing seperti di Puskesmas," ujar Yulza.
Apabila vaksinasi "booster" dilakukan menjelang keberangkatan, dikhawatirkan mengganggu kondisi fisik pemudik lantaran reaksi yang ditimbulkan.
"Perlu kami sampaikan kalau ingin melakukan vaksin booster sebaiknya jauh-jauh hari supaya tidak ada nanti KIPI untuk masyarakat itu sendiri," tutur Yulza.
Dia mengatakan, pihaknya juga akan mendirikan posko mudik Lebaran 2022 pada 25 April mendatang untuk memberikan pelayanan dan pengamanan dalam arus mudik tahun ini.
"Persiapan kita nanti di tanggal 25 (April) akan mempersiapkan pos pelayanan atau pos pengamanan bekerjasama dengan pihak kepolisian, TNI maupun Satpol PP," kata Yulza. (Antara)
Berita Terkait
-
Mudahkan Mahasiswa yang Ingin Mudik Lebaran, Ikageo ITNY Gelar Vaksinasi Booster
-
Belum Bisa Dapat Booster Covid-19, Ini Syarat Mudik Naik Kereta Api Bagi Anak Usia 6-18 Tahun
-
Dukung Pemulihan Ekonomi, Binda Bali Percepat Vaksinasi Booster
-
Terpopuler Kesehatan: Pfizer Berikan Vaksin Booster untuk Anak 5-11 Tahun, Waktu Terbaik Vaksin Sebelum Mudik
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam
-
DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global
-
Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU
-
Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai
-
Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka
-
Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral
-
Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus
-
PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya