Suara.com - Majalah Forbes merilis daftar 20 bank terbaik dunia tahun 2022. Bank DKI termasuk salah satu di dalam urutan nominasi World's Best Bank itu.
Bahkan, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI itu menjadi satu-satunya Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang masuk daftar.
Forbes memberikan predikat tersebut setelah melakukan survei terhadap lebih dari 45 ribu konsumen di 27 negara.
Penilaian ini berdasarkan tingkat kepuasaan konsumen terkait kepercayaan, layanan digital, hingga nasihat keuangan.
Sekretaris Perusahaan Bank DKI Herry Djufraini mengatakan, predikat ini diberikan karena pertumbuhan kinerja keuangan yang di atas rata-rata industri perbankan nasional. Selain itu, ada juga berbagai terobosan inovasi layanan perbankan digital yang dilakukan.
"Pencapaian ini tentunya menjadi semangat bagi kami untuk terus menghadirkan produk dan layanan perbankan digital yang mampu menjawab kebutuhan perbankan bagi para nasabah dan mitra kerja Bank DKI," ujar Herry dalam keterangan tertulis, Senin (18/4/2022).
Inovasi yang dilakukan, kata Herry, adalah dengan membuat layanan ekosistem digital atau e-channel melalui JakOne Community Apps.
Perubahan perilaku nasabah dan masyarakat yang semakin bergerak ke arah layanan digital disebutnya menjadi semakin terakomodir.
Untuk diketahui, JakOne Community Apps merupakan layanan perbankan digital untuk mendorong penerapan inklusi keuangan serta melalui pengembangan produk dan layanan digital.
Baca Juga: Rayakan HUT ke-61, Anies Minta Bank DKI Tingkatkan Ekosistem Aman dan Nyaman
JakOne Community Apps terdiri dari JakOne Mobile, JakOne Abank, JakOne Erte, JakOne Artri, dan Ancol Apps. Terbaru, Bank DKI menghadirkan layanan Mobile Cash Tarik Tunai tanpa kartu dan Cash Recycle Machine.
Pihaknya juga berencana melakukan inovasi layanan perbankan digital seperti JakOne Pay dan JakSchool ke depannya. Tujuannya untuk memperkuat layanan perbankan digital kepada berbagai komunitas di DKI Jakarta.
"Kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta selaku pemegang saham, nasabah, dan mitra kerja PT Bank DKI yang terhormat, atas kepercayaan yang telah diberikan kepada produk dan layanan kami," ucapnya.
"Sehingga, Bank DKI berhasil tercatat menjadi salah satu dari 20 bank terbaik di Indonesia tahun 2022 versi Majalah Forbes,” tambahnya memungkasi.
Berita Terkait
-
Rayakan HUT ke-61, Anies Minta Bank DKI Tingkatkan Ekosistem Aman dan Nyaman
-
Bank DKI Masuk 20 Bank Terbaik di Indonesia Versi Majalah Forbes
-
Bank DKI Dukung Akseptansi Pembayaran Digital Melalui SIAP QRIS
-
Di Depan Anies, Bank DKI Pamer Cara Tarik Tunai Uang Tanpa Kartu ATM
-
Bank DKI Hadirkan Layanan Mobile Cash dan CRM
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Wamensos Agus Jabo Tekankan Adaptivitas Siswa Sekolah Rakyat Hadapi Perubahan Zaman
-
Belum Jadi Kader Resmi, Jokowi Disebut Sudah Ajak Relawannya untuk Masuk PSI
-
PDIP Sarankan Beberapa Langkah untuk Respons Merosotnya IHSG dan Mundurnya Pejabat BEI-OJK
-
Kunjungi SRMP 1 Deli Serdang, Gus Ipul Pastikan Sekolah Rakyat Ramah Disabilitas
-
Ahmad Muzani di Harlah NU: Bangsa Ini Berutang Jasa pada Kiai dan Santri
-
Sesuai Arahan Presiden, Gus Ipul Serahkan Santunan Ahli Waris Korban Banjir Deli Serdang
-
Satu Abad NU, Gus Yahya: Persatuan Menguat Usai Dinamika yang Hebat
-
Menhan Ungkap Pertemuan Prabowo dan Tokoh Oposisi: Apa yang Dibahas?
-
Risiko Matahari Kembar di Tubuh Polri, Mengapa Kapolri Pilih Mundur Ketimbang Jadi Menteri?
-
Aktivis 98 Kritik Pernyataan 'Titik Darah Penghabisan' Kapolri: Siapa yang Mau Dihadapi?