Suara.com - Penelusuran terhadap mafia yang menjadi biang kerok naiknya harga minyak goreng akhirnya menemukan titik terang. Empat pihak akhirnya ditetapkan menjadi tersangka mafia minyak goreng, salah satunya adalah Indrasari Wisnu Wardhana.
Indrasari Wisnu Wardhana menjabat sebagi Direktur Jendral (Dirjen) Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (PLN Kemendag). Ia ditetapkan sebagai tersangka, setelah memberikan izin ekspor CPO (minyak sawit mentah) dan produk turunannya.
Kini, Iindrasari tengah menempuh proses penyidikan oleh Kejaksaan Agung RI untuk membuktikan adanya tindakan suap dalam pemberian izin tersebut.
Adapun tiga pihak lainnya adalah perusahaan swasta yang terdiri atas Permata Hijau Group, Wilmar Nabati Indonesia, dan PT Musim Mas. Usut punya usut, tiga perusahaan tersebut merupakan produsen merek minyak goreng yang umum ditemukan di pasaran.
Lantas apa saja merek minyak goreng yang diproduksi oleh perusahaan yang diduga terlibat dalam kasus suap CPO? Simak daftar berikut.
Minyak merek produsen Permata Hijau Group (PHG)
Perusahaan PHG yang bergerak dalam pengolahan produk turunan minyak sawit sejak 1984. Perusahaan itu kini menjadi jajaran ketiga perusahaan, yang terlibat mafia ekspor minyak goreng.
PHG memproduksi beberapa minyak kemasan premium yang umum ditemukan di pasar tradisional hingga modern. Produk minyak goreng dari PHG antara lain bermerek:
- Permata
- Parveen
- Palmata
- Panina
Minyak merek produsen Wilmar Nabati Indonesia
Baca Juga: Momen Dirjen Kemendag Bisiki Mendag Soal Tersangka Mafia Minyak Goreng, Kini Jadi Tersangka
Nama perusahaan PT Wilmar Nabati Indonesia juga terseret dalam kasus ekspor minyak goreng. Hal ini setelah komisaris utama mereka ditetapkan sebagai tersangka.
Perusahaan yang sebelumnya didirikan dengan nama Bukit Kapur Reksa (BKR) tersebut diketahui memproduksi minyak goreng yang populer dibeli masyarakat, seperti Sania dan Fortune.
Berikut merek minyak goreng yang diproduksu oleh PT Wilmar Nabati Indonesia:
- Sania
- Fortune
- Siip
- Sovia
- Mahkota
- Ol'eis
- Bukit Zaitun
- Goldie
- Camilla
Minyak merek produsen PT Musim Mas
PT Musim mas yang memiliki sistem perusahaan terintegrasi dengan perkebunan sawit, hingga fasilitas pengolahan produk turunan minyak sawit, ternyata juga terseret sebagai tersangka kasus ekspor minyak goreng.
Perusahaan ini juga memproduksi beberapa merek minyak goreng yang tidak asing di telinga masyarakat. Berikut produk minyak goreng dari PT Musim Mas:
Berita Terkait
-
Momen Dirjen Kemendag Bisiki Mendag Soal Tersangka Mafia Minyak Goreng, Kini Jadi Tersangka
-
Kejaksaan Agung Periksa 3 Saksi Kasus Korupsi Minyak Goreng Dirjen Kemendag, Siapa Saja Mereka?
-
Biang Kerok Masalah Minyak Goreng, KPK Apresiasi Kejagung Jerat Dirjen Kemendag dkk Tersangka
-
22 Merek Minyak Goreng Hasil Produksi Perusahaan yang Terlibat Dugaan Korupsi CPO
-
Wisnu Wardhana Tersangka Kasus Migor, Netizen: Gak Mungkin 'Main' Sendiri!
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Seksisme Bukan Candaan! Kemendukbangga Sentil Kasus Pelecehan di Grup Chat Mahasiswa FHUI
-
Alasan Hizbullah Boikot Pertemuan Diplomatik Lebanon-Israel di Washington
-
Kasus Wanita Linglung Dilepas Polisi, Propam Turun Tangan Periksa Anggota Polsek Pasar Minggu
-
Makassar Ubah Sampah Jadi Listrik, Bisa Jadi Solusi Krisis Sampah?
-
Asal Bapak Senang! Pete Hegseth Dituding Sesatkan Donald Trump soal Perang Iran
-
Baru Bertemu Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Perang AS Pete Hegseth Dihantam Isu Diskriminasi
-
Blokade Selat Hormuz Oleh Amerika Serikat Picu Protes China, Dinilai Memperburuk Krisis Timur Tengah
-
Italia Tangguhkan Perjanjian Pertahanan dengan Israel, Ini Penyebabnya
-
BPKP Bongkar Borok Proyek Chromebook: Negara Rugi Rp2,1 Triliun, Ini Rinciannya
-
36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan