Suara.com - Otoritas Spanyol menemukan salah satu lokasi penyimpanan hewan taksidermi terbesar di sebuah gudang di Valencia. Koleksinya mencakup lebih dari 400 spesies yang dilindungi.
Diyakini sebagai pengungkapan koleksi taksidermi terbesar di Eropa, kepolisian Spanyol menemukan koleksi pribadi lebih dari 1.000 binatang yang telah diawetkan, termasuk badak, gajah, dan beruang kutub di sebuah gudang raksasa.
Polisi mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu (10/04), pihaknya menemukan spesimen di gudang industri seluas 50.000 meter persegi di Betera, Valencia, Rabu (06/04).
Koleksi mencakup lebih dari 400 spesies yang dilindungi Pengungkapan 1.090 binatang taksidermi terdiri dari lebih dari 400 spesies yang dilindungi, termasuk setidaknya satu spesimen kijang Afrika Utara yang sudah punah.
Para agen mencatat setidaknya dua spesies lagi yang hampir punah yakni addax atau kijang putih, yang berasal dari gurun Sahara dan harimau Bengal. Mereka juga menemukan spesimen cheetah, macan tutul, singa, lynx, beruang kutub, macan kumbang salju, dan badak putih, serta 198 gading besar gajah.
Pemiliknya yang merupakan seorang pebisnis terkenal di Valencia sedang diselidiki atas penyelundupan dan kejahatan lingkungan, kata polisi.
Pengusaha itu mengklaim bahwa dia mewarisi sebagian besar hewan dari ayahnya, seperti yang ditulis surat kabar Las Provincias. Hingga saat ini, ia belum ditangkap dan polisi masih melakukan penyelidikan untuk menentukan dari mana hewan itu berasal. bh/ha (AP, dpa, Reuters)
Berita Terkait
-
Pakar UI: Indonesia Wajib Waspada 'Akal Bulus' Israel di Balik Rekonstruksi Gaza dalam BoP
-
Puasa Ramadan Bikin Berat Badan Naik? Begini Penjelasan Ahli Gizi RSA UGM
-
Piche Kota Bantah Tuduhan Asusila terhadap Anak di Bawah Umur, Siap Ikuti Proses Hukum
-
Rocky Gerung: Perjanjian Dagang Prabowo-Trump 'Menghina Indonesia'!
-
Apakah Sepeda Listrik Lipat Boleh Masuk KRL? Cek 6 Rekomendasi yang Diizinkan
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Komisi VIII DPR RI Awasi Langsung Penyaluran PKH dan Sembako di Batam
-
Diskon Tiket KA Lebaran 2026 Masih Tersedia, KAI Daop 6 Imbau Warga Segera Pesan
-
Ketua MPR Soroti Kasus Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas di Tual: Harus Jadi Pelajaran!
-
Pakar UI: Indonesia Wajib Waspada 'Akal Bulus' Israel di Balik Rekonstruksi Gaza dalam BoP
-
Rocky Gerung: Perjanjian Dagang Prabowo-Trump 'Menghina Indonesia'!
-
Anggota Brimob Aniaya Anak hingga Tewas di Tual, Menteri PPPA Turun Tangan: Sedang Koordinasi
-
Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas, Yusril: Sungguh di Luar Perikemanusiaan
-
Sound Horeg dan Perang Sarung Dilarang Keras Selama Ramadan di Ponorogo, Apa Sanksinya?
-
Berbagi Piring Persaudaraan, Kala Ribuan Orang Menyemut Jadi Keluarga Masjid Jogokariyan
-
Pelajar SMA Aceh Barat Dikeroyok Oknum TNI, Praktisi Hukum Desak Pengadilan Militer