Suara.com - Para pengendara sepeda motor yang tidak mengenakan helm dan komponen motor tidak lengkap harus menerima konsekuensi jika suatu saat bertemu dan ditilang oleh polisi.
Hal itu juga dialami oleh seorang pria dalam video yang telah viral di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun Instagram @kocak.petcaah.
Bagaimana tidak, pria ini tampak terkepung oleh para polisi di jalanan saat dirinya menaiki sepeda motor.
"Dada auto dagdugdagdug," tulis akun Instagram @kocak.petcaah seperti dikutip Suara.com, Sabtu (23/4/2022).
Dalam video yang direkam oleh salah seorang polisi, pria ini berhenti di pinggir jalan. Terlihat ia menaiki motor matik berwarna putih.
Pria ini tidak mengenakan helm saat mengendarai sepeda motornya. Tidak sampai situ saja, motor yang dinaikinya pun juga tidak memiliki pelat nomor di bagian belakang.
Di sebelah kanan dan kiri pria ini ada sejumlah polisi lalu lintas yang berhenti. Pria ini seolah-olah terkepung oleh para polisi.
Bahkan, di depan dan di belakang motornya pun ada polisi yang tampak sengaja memberhentikan motornya.
Polisi yang berhenti di depannya rupa-rupanya memang sengaja menghentikan sepeda motornya di depan pria yang tidak memakai helm ini.
Baca Juga: Ikut Lomba Pecah Balon, Viral Video Pria Remukkan Dua Kursi
Tidak diketahui apakah para polisi ini akan menilang pemotor tersebut atau tidak.
Hingga kini, belum diketahui lokasi peristiwa tersebut. Melihat para polisi yang mengepungnya, pria ini tampak kebingungan.
Momen yang memperlihatkan pemotor terkepung polisi lantaran tidak memakaia helm sekaligus tidak memiliki pelat nomor ini sontak menuai perhatian warganet.
Tak sedikit warganet yang menuliskan komentar kocak terhadap momen tersebut.
"Lengkap udah. Masker ora helm ora," tulis salah seorang warganet di kolom komentar.
"Daerah Jayapura guys. Di Jayapura polantasnya baik baik ya gak ada namanya tilang orang sembarang, trus ajak bicara atur damai," ungkap warganet.
Berita Terkait
-
Kasih Kejutan, Video Perantau Pulang Setelah 3,5 Tahun Jauh dari Rumah Bikin Terharu
-
Anak Dikira Buang Bungkus Kondom Sembarangan, Respons Ibu Ini Jadi Sorotan Warganet
-
Ikut Lomba Pecah Balon, Viral Video Pria Remukkan Dua Kursi
-
Sopir Mobil Tabrak Gerobak Penjual Tahu Tek, Netizen Geregetan Soal Jumlah Uang Ganti Rugi
-
Viral Detik-detik Seorang Pria Meninggal Dunia saat Salat Jumat, Publik: Husnul khatimah, Sungguh Membuat Iri
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Heboh Dugaan Uang Rp20 Juta untuk Alihkan Demo Mahasiswa, DPR: Jangan Beli Idealisme!
-
Prabowo Kantongi Data Pendana Demo, KSP Dudung Pastikan akan Ada Langkah Hukum
-
Energi Bersih Jadi Kunci Tingkatkan Nilai Ekonomi Masyarakat Pesisir
-
MBG 'Caplok' 29 Persen Dana Pendidikan, BEM UI Adukan Nasib Kampus ke MK: Listrik Sering Padam!
-
Sujud di Gerbang Lampung, Jokowi Awali Blusukan 3 Hari di Bumi Ruwa Jurai dengan Salat Jumat
-
Pesona Blok M: Dari Tempat Nongkrong Jadul ke Magnet Baru Jakarta Modern
-
Cerita Warga Venezuela Andalkan Informasi Medsos karena Data Korban Gempa Simpang Siur
-
Peserta KDMP Meninggal saat Latsarmil, Mensesneg: Baru Hari Kedua, Belum Berat, Diduga Riwayat Sakit
-
Mekanisme Keberatan Jadi Instrumen Perlindungan Dalam Sengketa Merek dan Hak Cipta
-
Negara Asia, Eropa Hingga Arab Berbondong-bondong Kirim Bantuan ke Venezuela, Ini Daftarnya