Suara.com - Nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan muncul sebagai salah satu nama pada bursa calon presiden (capres) dari Partai NasDem. Dukungan Partai NasDem untuk merekomendasikan Anies Baswedan sebagai Capres 2024 terdengar dari berbagai DPW di sejumlah wilayah seperti DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Munculnya rekomendasi tersebut membuat publik penasaran dengan harta kekayaan Anies Baswedan.
Perlu diketahui bahwa Anies Baswedan memiliki kenaikan kekayaan dua kali lipat sejak dilantik sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 2017 lalu hingga saat ini. Hal ini terungkap melalui laman e-LHKPN KPK yang terbaru. Lantas, berapa harta kekayaan Anies Baswedan?
Harta Kekayaan Anies Baswedan
Harta Kekayaan Anies Baswedan telah dipublikasikan melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Anies Baswedan melaporkan harta kekayaan terbarunya per tanggal lapor 31 Desember 2021 sejumlah Rp.10.955.779.684 atau hampir sekitar Rp 11 miliar.
Jika dibandingkan dengan laporan harta kekayaannya pada 31 Desember 2020 sejumlah Rp.10.915.550.262, harta kekayaan Anies Baswedan naik sekitar Rp 40.229.422.
Berdasarkan pengumuman dari laman e-LHKPN KPK, Anies Baswedan melaporkan 6 kepemilikan tanah dan bangunan yang terletak di Jakarta Selatan, Sleman, dan Ponorogo sejumlah Rp 14.715.962.000 atau Rp 14,7 miliar.
Dari 6 kepemilikan tanah dan bangunan, ada 2 tanah yang merupakan warisan dan hibah dengan akta.
Sementara untuk alat transportasi dan mesin, Anies Baswedan memiliki 2 motor dan 1 mobil dengan total harga Rp 550.000.000 atau Rp 550 juta. Anies diketahui memiliki satu unit mobil Honda Odyssey Minibus tahun 2016, satu unit motor Vespa Sprint tahun 1968 dan motor Kawasaki EX250V tahun 2018.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini juga memiliki harta bergerak lainnya sebesar Rp 1.367.366.531 atau Rp 1,36 miliar, surat berharga Rp 61.070.000 atau Rp 61 juta, kas dan setara kas Rp 1.208.221.107 atau Rp 1,2 miliar, serta harta lainnya Rp659.921.865 atau Rp 659,9 juta.
Baca Juga: LHKPN Anies: Kekayaan Capai Rp10,9 Miliar, Utang Naik Hampir Rp2 Miliar
Apabila dijumlah harga kekayaan Anies Baswedan dari harta bergerak, surat berharga, kas dan setara kas dan harta lainnya sejumlah Rp 18.562.541.503 atau Rp 18 miliar.
Anies Baswedan juga tercatat memiliki utang sebesar Rp 7.606.761.819 atau sekitar Rp 7,6 miliar. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, Anies memiliki hutang sebesar Rp 6.846.311.385 atau Rp 6,8 miliar. Artinya utang Anies Baswedan bertambah Rp 760.450.434 atau Rp 760 juta.
Demikian informasi harta kekayaan Anies Baswedan sang Gubernur DKI Jakarta berdasarkan situs e-LHKPN KPK.
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Berita Terkait
-
Mana yang Didahulukan Puasa Syawal atau Mengganti Puasa Ramadhan? Ini Penjelasannya!
-
NasDem Bersiap Usulkan 3 Kandidat Capres Ke Surya Paloh, Nama Anies Baswedan Menguat
-
Imbau Masyarakat Pilih Presiden yang Didukung Jokowi, Habib Zein Assegaf Khawatir Anies Presiden: Hancur Negeri Ini
-
Anies Baswedan Disebut Manfaatkan Salat Idul Fitri di JIS Sebagai Panggung Politik, Pengamat Politik: Sah Saja
-
Ramai Video Seorang Pria Sebut Anies Bawesdan Orang Yaman, Politisi PSI Pasang Badan: Dia Orang Indonesia!
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam
-
Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?
-
PBNU Tetapkan Jadwal Muktamar ke-35 Agustus 2026, NTB hingga Jatim 'Berebut' Jadi Tuan Rumah
-
Pengamat UMY Sebut Prabowo Rugi Besar Jika 'Pelihara' Homeless Media: Itu Membodohi Publik
-
Talkshow di SMAN 9 Gowa, Ketum TP PKK Dorong Siswa Kembangkan Bakat dan Potensi Diri
-
Jejak Pelarian Pengasuh Ponpes Ndolo Kusumo Pati Berakhir di Wonogiri, Muka Lesu Tangan Diborgol
-
Letjen Robi Herbawan Ditunjuk Jadi Kabais TNI
-
Isu Persija vs Persib Tergusur Acara GRIB Jaya, Pramono: Saya Tidak Mau Berspekulasi
-
Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih
-
Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai