Suara.com - Pengelola Rumah Sakit Darurat Covid-19 atau RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat mengizinkan para tenaga kesehatan untuk berekreasi sejenak karena kondisi wisma sudah mulai sepi dari pasien Covid-19.
Kepala Humas RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Kolonel Mintoro Sumego mengatakan para nakes tetap diizinkan berlebaran bersama keluarga di rumah, namun tetap mematuhi protokol kesehatan.
"Mereka tetap diperbolehkan relaksasi dan berkunjung ke keluarganya dan kembali dengan mematuhi protokol kesehatan selama masuk ke Wisma Atlet ini," kata Mintoro kepada wartawan, Kamis (5/5/2022).
Sementara, sebagian nakes lainnya masih berada di Wisma Atlet untuk berjaga dan mengikuti serangkaian pelatihan medis di saat pasien sedang sepi.
"Jadi untuk kegiatan nakes ini, saat ini kita fokuskan di dalam kegiatan pelatihan pelatihan, termasuk di situ pelatihan untuk menangani emergency, lalu untuk menangani emergency, baik itu paru paru maupun jantung," ucapnya.
Selama libur lebaran ini tidak ada penambahan jumlah pasien positif Covid-19 baru yang masuk ke RSDC Wisma Atlet Kemayoran, jumlahnya tetap 10 orang.
Sebanyak 10 pasien ini terdiri dari 4 pria dan 6 wanita itu bergejala ringan, mereka dirawat di tower 5 dan 6.
Sejak beroperasi 23 Maret 2020, RSD Wisma Atlet Kemayoran telah didatangi berbagai kategori pasien Covid-19 hingga jumlahnya mencapai 128.941 orang.
Baca Juga: Selama Lebaran 2022 Tidak Ada Penambahan Pasien COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran
Berita Terkait
-
Selama Lebaran 2022 Tidak Ada Penambahan Pasien COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran
-
Antisipasi Lonjakan COVID-19 Usai Lebaran 2022, Wisma Atlet Kemayoran Siapkan 4 Tower dan 500 Nakes
-
Harga Ekspor Karet Turun Terdampak Kebijakan Lockdown China
-
Parahnya COVID-19 Bisa Disebabkan Oleh Buruknya Masalah Kognitif Pada Pasien, Ini Penjelasannya
-
Segini Jumlah Pasien RSDC Wisma Atlet Selama Libur Lebaran
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
Forum PWNU Desak PBNU Gelar Muktamar Paling Lambat Agustus 2026, Ini Alasannya
-
Pusdokkes Polri Ungkap Kondisi Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Alami Multipel Trauma Parah
-
Penanganan Sampah jadi Prioritas Nasional, Prabowo Optimis Banyumas Capai Target Zero Waste to Money
-
Dari Sampah Jadi Genteng, Prabowo Dorong Inovasi Bernilai Ekonomi
-
Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, KPAI: Generasi Emas Terancam Gagal Ginjal Dini
-
Erry Riyana: Kerugian Negara Bukan Pintu Masuk Korupsi, Harus Uji Niat Jahat
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Analisis TAA Korlantas Polri: Argo Bromo Melaju 110 Km/Jam Saat Hantam KRL di Bekasi
-
Sofyan Djalil Sebut Adanya Kriminalisasi Kebijakan Bikin Pejabat Jadi Penakut dan Hilang Kreativitas
-
Titip Anak, Titip Trauma? Wajah Gelap Daycare Ilegal di Indonesia