Suara.com - Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, Al Muktabar resmi jadi penjabat gubernur Banten. Dalam catatan resminya Muktabar lulus S3 2 kali. Berikut profil Al Muktabar.
Sebelumnya Muktabar resmi menjabat sebagai Sekda Banten pada 27 Mei 2019. Dalam perjalanan jabatannya itu, Al Muktabar sempat diberhentikan oleh Wahidin Halim hingga menjadi staf biasa.
Setelah itu, Muktabar menggugat Gubernur Banten Wahidin Halim ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Serang, 16 Februari 2022.
Gugatan itu dilayangkan karena Muktabar merasa tidak pernah mengajukan surat pengunduran diri sebagai Sekda Banten.
Namun setelah itu, Wahidin Halim menarik surat pemberhentian Sekda Provinsi Banten Muktabar ke Kemendagri.
Al Muktabar pun menjabat kembali sebagai Sekda Banten definitif sejak 23 Februari 2022.
Profil Al Muktabar:
- Lahir: 12 Juni 1965 Tanah Abang, DKI Jakarta
- Kebangsaan: Indonesia
- Agama: Islam
Pendidikan
- The Florida State University, Doctor of Philosophy (S3), Jurusan Social Sciences, Program Studi Urbar and Regional Planning, Lulus tahun 2006,
- Universitas Padjadjaran Bandung, Doktor Pasca Sarjana (S3), Jurusan Sosial, Program Studi Administrasi Negara, Lulus tahun 2004,
- Polytechnic Institute of New York, Pasca Sarjana (S2), Jurusan / Program Studi Applied Statistics, Lulus tahun 1998,
- Universitas Gadjah Mada, Pasca Sarjana (S2), Jurusan / Program Studi Ketahanan Nasional, Lulus tahun 1996,
- Universitas Bengkulu, Sarjana (S1), Jurusan / Program Studi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Lulus tahun 1989,
- Sekolah Menengah Umum Tingkat Atas (SMA) Negeri, Jurusan / Program Studi Ilmu Pengetahuan Sosial, Lulus tahun 1984,
- Sekolah Menengah Umum Tingkat Pertama (SMP) Negeri, Lulus tahun 1981,
- Sekolah Dasar (SD) Negeri, Lulus tahun 1977,
Pengalaman Kerja
Baca Juga: Profil 5 Pj Gubernur yang Dilantik Mendagri Hari ini, Siapa Saja?
- Widyaiswara Utama KEMENDAGRI
- Kepala Bidang Kerjasama Antar Negara di KEMENDAGRI
- Mantan Ketua Umum Ikatan Widyaiswara Indonesia (IWI)
Demikian profil Al Muktabar.
Berita Terkait
-
Kekayaan Dimyati Natakusumah, Wakil Gubernur Banten yang Viral di X
-
Profil Risya Azzahra Natakusumah, Anak Wakil Gubernur Banten yang Viral di X
-
Dimyati Natakusumah Keturunan Siapa? Dinasti Politik Keluarganya Viral di X
-
Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih
-
Kemarau Bongkar Jejak Permukiman yang Tenggelam di Bendungan Karian
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali