5. Minta Anas Mundur
Kalimat nyelekit Ruhut tak hanya berlaku bagi lawan politiknya. Saat masih di Demokrat, dia kerap mendesak Anas Urbaningrum agar segera mundur dari posisi ketua umum partai.
Dalam sebuah diskusi tahun 2012, Ruhut blak-blakan menuding Anas dan Andi Arief sebagai penyebab turunnya popularitas partai Demokrat.
6. Adu Argumen dengan Gayus
Kebiasaan Ruhut berseteru telah terlihat sejak ia berkarier di Senayan. Pada keanggotaannya di DPR periode 2009-2014, ia pernah beradu argumen dengan Gayus Lumbuun.
Pada rapat Komisi III, Ruhut menuding Gayus selaku pimpinan komisi memberikan waktu lebih panjang pada fraksi PDI Perjuangan.
7. Hak Asasi Monyet
Saat masih menjadi anggota DPR tahun 2016, Ruhut pernah beberapa kali berurusan dengan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) akibat pernyataannya yang tidak pantas. Pelaporan yang terakhir ke MKD bermula ketika ia menyebut kepanjangan HAM sebagai hak asasi monyet.
Ruhut menyatakan itu pada sebuah rapat di DPR. MKD menghukum anggota Komisi III DPR itu harus menerima sanksi ringan berupa teguran.
Baca Juga: Perjalanan Karier Ruhut Sitompul: dari Pengacara, Artis hingga Pindah-pindah Partai
8. Dukung Ahok
Ruhut Sitompul kedapatan membelot pada 2017 setelah memilih mendukung Basuki Tjahaya Purnama di Pilkada DKI Jakarta ketimbang calon dari Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono. Ruhut menyebut gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama pantas terpilih kembali.
Sang politikus pun harus menerima sanksi dinonaktifkan dari kepengurusan Partai Demokrat. Pada akhirnya dia kemudian keluar dan pindah ke PDIP hingga sekarang.
9. Olok-Olok Anies Baswedan
Ruhut Sitompul menjadi bulan-bulanan warganet setelah dia mengunggah foto Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, yang berbau rasisme. Dalam unggahan di Twitter pribadi Ruhut, @ruhutsitompul, Anies tampak mengenakan pakaian adat Papua lengkap dengan kotekanya.
“Hahaha kata orang Betawi usahe ngeri X sip deh," tulis Ruhut Sitompul dalam keterangan caption-nya, Rabu (11/05/2022).
Berita Terkait
-
Perjalanan Karier Ruhut Sitompul: dari Pengacara, Artis hingga Pindah-pindah Partai
-
5 Fakta Ruhut Bikin Meme Anies Baswedan, Tuai Kecaman hingga Dipolisikan
-
5 Kontroversi Iqlima Kim, Ngaku Dilecehkan Hotman Paris Hingga Kena Santet
-
Warganet Kecam Ruhut Sitompul Soal Meme Anies, Olok-olok Cara Boomer Berpolitik
-
Ruhut Sitompul Unggah Foto Editan Anies Baswedan Pakai Koteka, Publik Geram: Innalillahi, Anda Kelewat Batas
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Babak Baru Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Polri Terbitkan Red Notice Riza Chalid
-
Resmi! Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang
-
Waspada Virus Nipah Mengintai! Kemenkes Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar dari Pohon
-
Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza
-
Tak Berizin, KKP Musnahkan 796 Kg Kulit Hiu dan Pari Milik Perusahaan Asing di Banyuwangi
-
Registrasi Akun SNPMB Sekolah 2026 Diperpanjang, Cek Syarat-syaratnya!
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart
-
Operasional RDF Rorotan Dilakukan Bertahap, Warga Diminta Tak Khawatir Bau
-
Profil Jeffrey Epstein: Kekayaan, Kasus Predator Seksual dan Hubungannya dengan Trump
-
Kemenag Klaim Kesejahteraan Guru Agama Prioritas Utama, Tunjangan Profesi Naik Jadi Rp2 Juta