Suara.com - Pihak berwenang menangkap 205 orang terkait kelompok Eropa Tengah dan Timur yang menyelundupkan puluhan ribu warga Suriah. Sindikat itu menjadikan Wina sebagai pusat pemindahan migran dari Hungaria ke Jerman dan Prancis.
Kepolisian Eropa menangkap 205 orang yang diduga berada di balik jaringan perdagangan manusia bernilai jutaan euro pada Kamis (12/05), demikian disampaikan Menteri Dalam Negeri Austria Gerhard Karner.
Penangkapan dilakukan di lima negara Eropa Tengah dan Timur. Polisi Austria berhasil menahan 92 tersangka, dan penangkapan lainnya dilakukan di Republik Ceko, Hungaria, Slovakia, dan Rumania.
"Ini adalah keberhasilan penting melawan kejahatan terorganisir dan pukulan serius bagi mafia penyelundup," kata Menteri Dalam Negeri Karner dalam sebuah pernyataan.
36.100 migran diselundupkan, €152 juta dikantongi Penyelidik memperkirakan sindikat tersebut memperdagangkan sekitar 36.100 migran yang sebagian besar pengungsi Suriah di seluruh Uni Eropa sejak awal tahun 2021.
Pihak berwenang menyatakan setiap migran membayar antara €3.000 (Rp45,6 juta) hingga €4.500 (Rp68,4 juta) untuk transportasi dari Hungaria ke Wina, menuju negara-negara Eropa Barat seperti Jerman, Prancis, Belgia, dan Belanda.
Penyelidik memperkirakan sindikat itu menghasilkan lebih dari €152 juta (Rp2,3 triliun) melalui kegiatan kriminal mereka.
Terduga pemimpin organisasi tersebut, seorang warga asal Rumania berusia 28 tahun, telah ditangkap di negara asalnya pada 4 Mei lalu.
Kasus kematian migran Pada Oktober 2021, pihak berwenang Austria menemukan mayat dua warga Suriah yang tewas di dalam sebuah van yang penuh dengan 27 orang lainnya selama inspeksi di perbatasan Hungaria.
Baca Juga: PBB Ungkap Marak Kasus Pemerkosaan Hingga Perdagangan Manusia Selama Perang Ukraina
Sang sopir melarikan diri dari tempat kejadian, tetapi kemudian ditangkap di Latvia dan diekstradisi ke Austria. Dalam sebuah insiden lain pada Januari 2022, pengemudi truk menembaki seorang aparat Austria ketika ia berusaha menghentikan kendaraan untuk diperiksa.
Pengemudi itu kemudian ditangkap di Hungaria. Polisi Austria menyita 80 kendaraan di berbagai toko fabrikasi di sekitar Wina pada Kamis (12/05). Di sanalah kendaraan disiapkan untuk memfasilitasi persembunyian para migran yang diperdagangkan.
Austria memiliki alasan kuat untuk terus melakukan inspeksi di perbatasan Pekan ini, Austria memperpanjang inspeksi di sepanjang perbatasannya dengan Hungaria dan Slovenia, yang merupakan bagian dari wilayah Schengen.
Menteri Dalam Negeri Karner mengatakan bahwa mereka memberikan "wawasan penting tentang organisasi penyelundupan dan prosedur mereka."
Belum lama ini Austria dikritik habis-habisan karena kontrol tersebut. Pengadilan Eropa (ECJ) memutuskan bahwa negara-negara anggota UE hanya dapat memperpanjang kontrol perbatasan ketika "menghadapi ancaman serius baru yang memengaruhi ketertiban umum atau keamanan internalnya." bh/ha (AFP, dpa)
Berita Terkait
-
Akun 'Anak Menkeu' Sebut Purbaya Bakal Gantikan Gubernur BI, Menkeu Diganti?
-
Lari Pakai Sandal Barefoot, Ini 6 Manfaatnya untuk Lutut dan Postur
-
Kejutan Semifinal IBL 2026! Satria Muda dan Pelita Jaya Tumbang di Kandang
-
Anime The Irregular at Magic High School Resmi Umumkan Produksi Part 2
-
Kado HUT Jakarta: Jembatan Cincin Mulai Dibangun, Tiang Monorel Mangkrak Resmi Hilang!
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Kado HUT Jakarta: Jembatan Cincin Mulai Dibangun, Tiang Monorel Mangkrak Resmi Hilang!
-
Sakit Hati Diintimidasi, Ayah dan Anak di Cikupa Kompak Bunuh Pedagang Cilok
-
BGN Diguncang Korupsi: Cukupkah Pergantian Pimpinan Selamatkan Program MBG?
-
Bulog Pastikan Beras Bantuan di Bangkalan Diganti Sebelum Disalurkan, Komitmen Jaga Kualitas Bantuan
-
Bulog Gelontorkan Beras SPHP & Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Beras
-
KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim
-
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta
-
Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
-
Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran
-
Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah