Suara.com - Polisi Israel dilaporkan telang menyerang sebuah acara prosesi pemakaman seorang pemuda Palestina di Yerusalem Timur yang diduduki pada Senin (16/5/2022) malam waktu setempat, menurut saksi mata.
Menyadur laman Anadolu, bentrokan meletus antara pasukan Israel dan pelayat Palestina di dekat kompleks Masjid Al-Aqsa selama upacara pemakaman seorang pemuda berusia 23 tahun yang tewas oleh tembakan pasukan Israel bulan lalu, kata para saksi mata.
"Pasukan Israel menembakkan peluru berlapis karet ke ambulans yang membawa peti mati pemuda Palestina," salah satu saksi mengatakan kepada Anadolu.
Tidak ada korban luka yang dilaporkan dalam bentrokan tersebut.
Sementara itu, tidak ada komentar dari otoritas Israel atas laporan tersebut.
Pemuda Palestina itu tewas dalam bentrokan dengan pasukan Israel di dalam kompleks Al-Aqsa bulan lalu.
Jenazahnya ditahan oleh otoritas Israel sampai diserahkan kepada keluarganya pada Senin pagi.
Israel mendapatkan kritik baru dari masyarakat sejak polisi pada Jumat menyerang para pelayat di prosesi pemakaman jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh.
Setelah kecaman internasional atas serangan Israel terhadap para pelayat, polisi mengatakan mereka telah membuka penyelidikan atas insiden tersebut.
Baca Juga: Kematian Jurnalis al-Jazeera Shireen Abu Akleh Sudutkan Israel
Abu Akleh, seorang jurnalis veteran berusia 51 tahun, kala itu sedang meliput serangan militer Israel di dekat kamp pengungsi Jenin di Tepi Barat saat dia ditembak mati pada Rabu.
Pejabat Palestina dan perusahaan tempat dia bekerja Al Jazeera, mengatakan dia dibunuh oleh pasukan Israel. (Sumber: Anadolu)
Berita Terkait
-
Peti Jenazah Wartawan Senior Al-Jazeera Shireen Abu Akleh Nyaris Jatuh Saat Israel Serang Pelayat Palestina
-
Duka Warganet RI Atas Kematian Shireen Abu Akleh, Bahas Kerentanan Jurnalis
-
Detik-detik Polisi Israel Serang Pelayat Jurnalis Shireen Abu Akleh, Peti Mati Nyaris Jatuh
-
Detik-detik Polisi Israel Serang Pelayat Jurnalis Shireen Abu Akleh, Peti Mati Nyaris Jatuh
-
Kronologi Tewasnya Shireen Abu Akleh yang Ditembak Tentara Israel saat Liputan
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?