Suara.com - Salah satu bentuk perlindungan bagi anak-anak agar terhindar dari virus Covid-19 adalah dengan percepatan vaksinasi di kalangan usia 6-11 tahun. Terlebih di saat pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen sudah mulai dilaksanakan lagi.
Inilah yang dilakukan Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Bangka Belitung (Babel) bekerjasama dengan pemerintah setempat.
“Kabupaten dan kota di Babel sudah masuk ke PPKM level 1 dan 2 sehingga PTM di sekolah dapat berjalan secara normal. Hal ini kita sambut dengan mengintensifkan lagi capaian vaksinasi di kalangan pelajar SD,” kata Kepala Binda (Kabinda) Babel, Imam Santoso di Pangkalpinang, Rabu (18/5/2022).
Menurut Imam, tingginya capaian vaksinasi di kalangan anak-anak diharapkan mampu membentuk kekebalan komunal di lingkungan sekolah sehingga peserta didik dan pengajar tidak mudah terjangkit Covid-19.
“Realisasi capaian vaksinasi Covid-19 dengan target anak-anak usia 6-12 di Babel telah mencapai 97,95 persen untuk dosis pertama dan 81,31 untuk dosis kedua. Kita akan terus tingkatkan termasuk pada dosis ketiga,” ujarnya.
Lebih lanjut Kabinda Babel mengatakan, meski pemerintah telah memutuskan untuk melonggarkan pemakaian masker di ruang terbuka, tidak berarti protokol kesehatan sudah bisa diabaikan.
Ia meminta masyarakat kategori rentan maupun yang bergejala batuk dan pilek untuk tetap mengenakan masker meski di luar ruangan saat beraktivitas.
“Selain percepatan program vaksinasi, penerapan protokol kesehatan di lingkungan sekolah juga perlu dipastikan secara rutin sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya.
Baca Juga: Sudah Vaksinasi Dosis Lengkap, Pelaku Perjalanan Tak Perlu PCR atau Antigen
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Polri Tegaskan Patuh KUHAP Baru, Bakal Stop Tampilkan Tersangka?
-
KPK Duga Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Terima Uang Rp600 Juta dari Kasus Suap Ijon Proyek
-
Alarm Keamanan di Yahukimo, Pangdam Minta Gibran Tak Mendarat: Ada Gerakan Misterius
-
Geledah Kantor PT Wanatiara Persada dalam Kasus Pajak, KPK Amankan Dokumen Kontrak hingga HP
-
Horor PPDS Mata Unsri: Dipalak Senior Sampai Coba Bunuh Diri, Kemenkes Turun Tangan
-
Tiang Monorel Kuningan Akhirnya Dibongkar, Sutiyoso: Semoga Nggak Sakit Mata Lagi Kalau Lewat Sini
-
Senyum Sumringah Pramono Kala Tiang Monorel Mangkrak di Kuningan Mulai Dibongkar
-
KPAI Soal Kisah Aurelie Moeremans: Child Grooming Kerap Tak Terdeteksi karena Minim Pengetahuan
-
Belajar dari Peristiwa Cilincing, DPRD DKI Imbau Warga Mandiri Matikan Sakelar Listrik Saat Banjir
-
Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Rasuna Said Dimulai, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas