Para tersangka tersebut adalah Stanley MA selaku Senior Manager Corporate Affairs PT Permata Hijau Group, Togar Sitanggang selaku General Manager PT Musim Mas dan Komisaris Wilmar Nabati Indonesia, Parlindungan Tumanggor.
Empat orang itu ditahan atas dugaan korupsi pemberian fasilitas ekspor CPO periode Januari 2021 hingga Maret 2022. Pada 11 Mei 2022 lalu, Kejaksaan Agung mengumumkan perpanjangan masa penahanan empat tersangka selama 40 hari, terhitung mulai 9 Mei hingga 17 Juni 2022.
Lin Che Wei menjadi sosok tersangka terbaru dalam kasus minyak goreng. Ekonom yang cukup terkenal di Indonesia itu diduga ikut melakukan tindak pidana korupsi minyak goreng berupa fasilitas ekspor CPO dan turunannya. Lin Che Wei kini dilakukan penahanan selama 20 hari.
Ekspor Minyak Goreng Dibuka Lagi
Setelah dilakukan larangan ekspor RBD Palm Olein pada 28 April 2022 lalu, presiden Joko Widodo memutuskan kembali membuka ekspor mulai 23 Mei 20022. Jokowi menyebut ada beberapa pertimbangan tentang dibukanya ekspor produk turunan CPO.
Dari laporan di lapangan, pasokan minyak goreng terus bertambah. Lalu, harga minyak goreng rata-rata nasional sudah mengalami penurunan. Selain itu, ada 17 juta tenaga industri sawit petani, pekerja dan tenaga pendukung yang akan terbantu dengan dibukanya ekspor minyak goreng.
Harga Minyak Goreng Terkini
Keputusan pemerintah membuka kembali ekspor minyak goreng menimbulkan kekecewaan dari Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI). Berdasarkan pengamatan IKAPPI, stok minyak goreng curah dalam negeri belum cukup melimpah di pasar tradisional.
Sekjen DPP IKAPPI Reynaldi Sarijowan bahkan menyebut harga minyak goreng curah belum sesuai HET Rp14 ribu per liter. Temuan di pasar tradisional, harga minyak goreng curah masih ada di atas Rp17 ribu.
Baca Juga: Sengkarut Minyak Goreng, Andre Rosiade: Para Oligarki Itu Jelas-jelas Melawan Kebijakan Pemerintah
Sementara untuk harga minyak goreng kemasan, memantau dari klikindomaret.com, harga minyak goreng refill masih cukup mahal. Harga minyak goreng merk Fortune Refill 2 Liter masih di angka Rp45.700.
Lalu, untuk minyak goreng Bimoli Special Refill 2 Liter masih Rp48.800. Kemudian harga minyak goreng Sania Refill 2 Liter Rp45.800.
Sementara dari pantauan di Alfamart melalui alfagift.id, harganya tak jauh beda. Minyak goreng Fortune Pouch 2 Liter masih Rp45.700.
Lalu untuk merk Sovia 2 Liter Rp45.600. Sementara Bimoli Special Pounch 2 Liter Rp49.900 dan minyak goreng Filma Pouch 2 Liter Rp51.500.
Kontributor : Lukman Hakim
Tag
Berita Terkait
-
Sengkarut Minyak Goreng, Andre Rosiade: Para Oligarki Itu Jelas-jelas Melawan Kebijakan Pemerintah
-
Jokowi Kembali Buka Keran Ekspor Minyak Goreng, Bagaimana Stok DMO?
-
Jokowi Klaim Stok Cukup, Mendag Ungkap Kondisi Pasokan Minyak Goreng Curah
-
Sederet Sumber Kekayaan Lin Che Wei, Mafia Ekspor CPO
-
Lengkapi Berkas, Penyidik Kejagung Periksa Presdir Alfamart Kasus Ekspor CPO
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
Terkini
-
Bukannya Antar Makanan, Sopir MBG di Tajurhalang Malah Nyambi Jadi Kurir Sabu!
-
Kritik Tajam Formappi Soal LCC Empat Pilar: Tragedi Memalukan yang Runtuhkan Marwah MPR
-
Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Ekonom UGM Sebut Publik Bakal Kena Imbas Harga Naik
-
Bos Barong Grup: Rokok Ilegal Jangan Cuma Ditindak, Ajak Masuk Jalur Legal
-
Dirjen WHO: Hantavirus Bukan Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Mengenal Istilah Ngadal: Tradisi 'Magang' Anak SMP Jadi Penjaga Perlintasan Rel Liar
-
Rekam Jejak Kontroversial Sara Duterte: Dari Pukul Petugas hingga Ancam Pembunuhan Ferdinand Marcos
-
Sistem Biokontainment Amerika Serikat Siaga Penuh Antisipasi Ledakan Kasus Hantavirus
-
Puan Maharani Soal Larangan Nobar Film 'Pesta Babi', Minta DPR Panggil Pihak Terkait
-
SMAN 1 Pontianak Tuntut Klarifikasi LCC 4 Pilar MPR RI: Juri Diduga Tak Konsisten