Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajak masyarakat yang melakukan bekerja dari mana saja atau work from anywhere untuk melakukannya di Kepulauan Seribu. Anies pun mengusung konsep digital nomad demi mendorong program ini.
Kebijakan work from anywhere belakangan sudah banyak dipakai di berbagai perkantoran setelah program bekerja dari rumah atau work from home kerap dilaksanakan semasa pandemi Covid-19. Masyarakat bisa bekerja di manapun, termasuk lokasi wisata sambil berlibur.
Peluncuran program digital nomad ini dilakukan bersamaan dengan penanganan Jakarta Hajatan sebagai nama dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-495 DKI Jakarta.
Dengan konsep digital nomad di Kepulauan Seribu, khususnya pulau Bidadari, artinya disediakan berbagai fasilitas penunjang untuk bisa memenuhi kebutuhan pegawai yang ingin melakukan work from anywhere.
"Ini juga kesempatan bagi kita untuk mengundang, menikmati fasilitas digital untuk kegiatan produktif, yang bekerja jarak jauh dan memilih untuk bekerja di tempat tempat yang jauh dari perkotaan tentu kita menawarkan kepulauan seribu untuk menjadi salah satu tujuannya," ujar Anies di pulau Bidadari, Kepulauan Seribu, Senin (24/5/2022).
Selain itu, Anies menyebut saat ini akses ke pulau Bidadari sudah cukup mudah. Dengan kapal yang disediakan, paling lama satu jam berangkat dari pelabuhan sudah sampai ke lokasi.
"Kita mengenal dengan istilah digital nomad. Bagi mereka silakan datang ke kawasan ini, infrastruktur dasar sudah disiapkan, semua bisa produktif dan merasakan suasana kepulauan seakan sedang liburan," jelasnya.
Sebagai proses persiapan untuk melaksanakan program digital nomad di Kepulauan Seribu, Anies juga melakukan diskusi dengan Kementerian Pariwisata Kepulauan Maladewa atau Maldives. Hal ini dilakukan untuk belajar dari tempat wisata yang memiliki karakteristik sama dengan Kepulauan Seribu tapi lebih maju dalam bidang peristiwa.
"Pelajari dari yang sudah sukses, jadi kami pelajari dari Maladewa yang sudah sukses semoga kawasan ini menjadi kawasan yang nantinya tempat pariwisata tumbuh," tuturnya.
Baca Juga: Anies: PPKM Level 1 Jakarta Jadi Babak Baru, Jangan Kembali ke Situasi Serba Pembatasan
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta, Andhika Permata di tempat yang sama mengatakan, manajemen pulau Bidadari disebutnya sudah menyiapkan paket one day one trip untuk berlibur sambil bekerja di Pulau Bidadari.
"Paketnya itu pertama tentunya dapat fasilitas long trip boat dan dapat memutari pulau sejarah Pulau Onrust Cipir dan Kelor, dan juga di sini kami fasilitasi untuk kebutuhan akomodasi," katanya.
"Yang terpernting juga adalah bagaimana mereka bisa bekerja di Pulau Bidadari juga merasakan produktifitasnya dan juga sambil ada nuansa leisure," tambahnya memungkasi.
Berita Terkait
-
Anies: PPKM Level 1 Jakarta Jadi Babak Baru, Jangan Kembali ke Situasi Serba Pembatasan
-
Menolak Jadi Penjabat Gubernur Jakarta, Kapolda: Saya Masih Ingin Bantu Kapolri
-
Jakarta PPKM Level Satu, Anies: Ini Kerja Kolosal, Tidak Bisa Dikerjakan Satu Pihak
-
Jakarta PPKM Level 1, Anies: Hari Ini Adalah Babak Baru
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan
-
Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus
-
Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?
-
Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat
-
Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS
-
Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam
-
Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun