Suara.com - Relawan Santri Dukung Ganjar di beberapa wilayah menggelar safari pesantren. Hal ini sebagai upaya memperkenalkan sosok Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sekaligus meminta doa kepada para kiai untuk maju dalam ajang pemilihan presiden (Pilpres) 2024.
Koordinasi Nasional Santri Dukung Ganjar, Acep Amirudin menjelaskan, kegiatan ini merupakan program unggulan dari Kornas Santri Dukung Ganjar. Dia mengaku, akan terus melaksanakan kegiatan-kegiatan yang bermuatan manfaat untuk masyarakat luas.
"Dalam tradisi pesantren kita mengenal berkah. Bahwa dengan meminta doa dan rida dari para pengasuh pesantren semoga perjuangan kami diberi kelancaran," ujar Acep seperti dikutip Rabu (25/5/2022).
Acep menyebut, momen tersebut juga dimanfaatkan guna memperkenalkan Ganjar kepada warga pesantren. Terlebih, sosok Gubernur Jawa Tengah itu sudah tak asing lagi di lingkungan para santri.
"Pak Ganjar kalau kita tahu merupakan keluarga pesantren. Istri beliau anak dan cucunya kiai besar pendiri pesantren di Purbalingga. Bisa dicek di internet lebih lengkapnya," tutur Acep.
Lebih lanjut, Acep menyebut pesantren adalah rumah bagi para santri. Maka, Safari Pesantren ini bertujuan untuk lebih memperkuat ukhuwah islamiyah antara para santri dengan pesantren.
"Pesantren adalah rumah kami (santri) ditempa berbagai macam ilmu agama. Jadi, untuk kembali memperkuat itu, kita terus jalin silaturrahmi dengan para kiai dan ustaz pesantren," tutup Acep.
Diketahui, Safari Pesantren dilakukan di 15 provinsi yang berbeda pasca Idulfitri 2022 dengan menyambangi 19 pesantren. Wilayah tersebut meliputi Sumatera Selatan, Jambi, Banten, Kalimantan Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Kalimantan Timur, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Lampung, Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur, dan Kalimantan Barat.
Baca Juga: Koalisi Golkar, PAN, PPP Diprediksi Hanya Jadi Penyelamat Ganjar Maju di Pilpres 2024
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Apa Hambatan dalam Proses Negosiasi?
-
IRGC Tangkap 2 Kapal di Sekitar Perairan Iran, Alasannya Bikin Kaget
-
Italia Desak Gencatan Senjata dan Pembukaan Selat Hormuz
-
Ungkap Alasan Polisikan Saiful Mujani, Relawan Prabowo: Narasi Makar Ganggu Kerja Presiden!
-
4 Bulan Tanpa Kejelasan, Korban Akademi Kripto Desak Polda Metro Segera Periksa Timothy Ronald
-
Tentara Israel Blokade Jalan Sekolah di Umm al-Khair Menghambat Hak Pendidikan Siswa Palestina
-
KPK Duga Sudewo Terima Fee Proyek DJKA Lewat Orang Kepercayaannya
-
Menlu Sugiono Tegas Tolak 'Pajak' di Selat Hormuz: Langgar Kebebasan Navigasi
-
Sasar Wilayah Tanpa Negeri, 103 Sekolah Swasta di Jakarta Resmi Gratis Mulai Juli Ini!
-
Konvoi Mobil Menteri Israel Tabrak Mati Bocah Palestina yang Lagi Naik Sepeda ke Sekolah