Suara.com - Sebanyak 3 rumah di Tangerang tertimpa pohon besar karena hujan deras disertai angin kencang melanda. Rumah itu ada di Curug.
Berdasarkan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) setempat bahwa peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB, ketika itu guyuran hujan deras mengakibatkan amblasnya tanah yang menopang pohon besar itu.
Akibatnya, pohon jatuh secara perlahan ke arah rumah warga di sekitarnya.
Satu pohon besar tumbang dengan menimpa tiga unit rumah warga di lingkungan RT/RW 04/08, Desa Cukanggalih, Kecamatan Curug.
"Pohon tumbang ini terjadi akibat tanah yang terguyur hujan, membuat akar tidak kuat menopang ditambah adanya angin," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang, Abdul Munir di Tangerang, Rabu.
Setidaknya dengan tumbangnya pohon itu tiga unit rumah warga mengalami kerusakan ringan pada masing-masing atapnya.
Namun, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
"Kondisi rumah mengalami kerusakan, tapi tidak parah. Hanya atap rumah rusak karena tertimpa ranting-ranting pohon dan tidak ada korban jiwa," katanya.
Untuk menangani atas kejadian tersebut pihaknya pun kini telah mengerahkan petugas untuk melakukan proses evakuasi dan perapihan pohon tumbang itu.
Baca Juga: Lima Sapi Ditemukan Terjangkit PMK di Tangerang
"Kita kerahkan sebanyak lima personil beserta perlengkapan untuk mengevakuasi pohon. Dan masih dalam penanganan oleh petugas BPBD dari Mako Curug Regu B," ujarnya.
Jika di lingkungan permukiman warga terdapat pohon yang tidak layak ataupun lapuk harap dilaporkan segera agar pihaknya bisa langsung melakukan penanganan.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tetap berhati-hati serta waspada ketika dalam kondisi cuaca ekstrem yang saat ini sering terjadi.
"Kita juga sudah memberikan bantuan logistik kepada tiga rumah yang terdampak itu, dan kita mengimbau masyarakat agar tetap waspada dalam kondisi cuaca seperti ini," kata dia. (Antara)
Berita Terkait
-
Banjir Jakarta Meluas: 35 RT dan 10 Ruas Jalan Tergenang, Jaktim Terparah
-
Catat! Beberapa Jalan yang Dialihkan di Tangerang karena Syuting Film Lisa Blackpink
-
Mediasi Buntu, Kasus Guru SD di Tangsel Tetap Jalan Meski Ruang Restorative Justice Dibuka
-
Nasib Ibu Guru Budi di Ujung Tanduk Usai Mediasi Buntu, Ortu Siswa Ngotot Lapor Polisi
-
Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Hari Ini, Wilayah Utara Waspada Angin Kencang
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 10 Lipstik Paling Laris di Shopee Indonesia, Brand Lokal Mendominasi
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
Menteri PPPA Akui Biaya Visum Korban Kekerasan Seksual Belum Sepenuhnya Ditanggung Negara
-
Diperiksa 8 Jam, Eks Stafsus Menag Gus Alex Langsung 'Ngacir' Naik Motor dari Gedung KPK
-
Kemensos Terus Suplai Logistik dan Buka Posko Kesehatan Korban Longsor Cisarua
-
Setelah Ciliwung, Pramono Anung Kebut Normalisasi Kali Cakung Lama Demi Tangkal Banjir Jakarta
-
Si Jago Merah Mengamuk di Kedubes Italia Menteng, Petugas Berjibaku Padamkan Api di Ruang Server
-
SPI Jambi Sebut Reforma Agraria Era Prabowo seperti 'Cuaca Mendung: Birokrasi Lemah
-
Pramono Anung Putuskan Bangun Waduk Demi Tekan Luapan Kali Angke
-
PAN Dukung Ambang Batas Parlemen Dihapus Hingga Usul Fraksi Dibatasi
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Merasa Ada yang Memanfaatkan dan Jual Namanya dalam Kasus Suap Ijon Proyek
-
Wamensos Agus Jabo Salurkan Bantuan ATENSI di Desa Pilot Project Gambuhan Pemalang