- Banjir terjadi di Tol Jakarta–Tangerang KM 24 arah Bitung pada Minggu (8/3) akibat hujan intensitas tinggi dua hari terakhir.
- Luapan kali sekitar kawasan tidak mampu menampung debit air, menyebabkan genangan yang sempat menutup bahu luar jalan tol.
- Penanganan melibatkan pengerahan lima pompa air dan rekayasa lalu lintas, sisa genangan di KM 10+800 dan Akses KTB.
Suara.com - Genangan banjir sempat mengganggu arus lalu lintas di ruas Tol Jakarta–Tangerang Kilometer (KM) 24 arah Bitung pada Minggu (8/3). Banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Tangerang dalam dua hari terakhir.
Senior Manager Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) Ginanjar Bekti R menjelaskan, tingginya curah hujan membuat aliran kali di sekitar kawasan tidak mampu menampung debit air sehingga meluap ke permukiman dan jalan tol.
"Genangan disebabkan tingginya curah hujan dua hari terakhir sehingga menyebabkan genangan di kawasan pemukiman dan jalan tol," ungkap Bekti saat dikonfirmasi di Tangerang, Banten, Minggu.
Akibat kondisi tersebut, lalu lintas di ruas Tol Jakarta–Tangerang sempat mengalami kepadatan cukup parah, khususnya di KM 24 arah Bitung.
Namun, seiring hujan mulai reda dan air berangsur surut, arus kendaraan hingga siang hari dilaporkan mulai kembali normal.
"Saat ini sebagian besar titik genangan sudah surut dan dapat beroperasi normal kembali, tersisa dua titik yaitu KM 10 sampai 800 Ruas Tol Jakarta-Tangerang arah Tangerang dan di Akses Keluar Gerbang Tol Karang Tengah Barat (KTB) yang menyebabkan akses KTB ditutup sementara sejak pukul 07.45 WIB pagi tadi," jelasnya.
Bekti menambahkan genangan air di ruas tol sempat menutup bahu luar jalan. Saat ini genangan masih tersisa di dua titik, yakni di KM 10+800 arah Tangerang dan di akses keluar Gerbang Tol Karang Tengah Barat.
"Petugas melakukan pengaturan lalu lintas dan imbauan di lapangan untuk mengantisipasi gangguan kendaraan akibat terkena genangan air," tuturnya.
Untuk mempercepat penanganan, pihak Jasa Marga bersama pemangku kepentingan terkait melakukan berbagai upaya, termasuk mengerahkan lima unit pompa air di dua lokasi banjir.
Baca Juga: Hujan Lebat Picu Banjir di Tangerang, Pemkot Tetapkan Status Siaga
Selain itu, kepolisian bersama petugas Jasa Marga turut melakukan rekayasa lalu lintas guna mengurai kepadatan kendaraan yang sempat terjadi.
"Petugas Jasa Marga juga terus berada di lokasi untuk melakukan pengaturan lalu lintas yang dibutuhkan," ucap dia.
Berita Terkait
-
Hujan Lebat Picu Banjir di Tangerang, Pemkot Tetapkan Status Siaga
-
Banjir Jakarta Meluas Rendam 147 RT dan 19 Jalan, Puluhan Warga Pejaten Barat Mulai Mengungsi
-
Jakarta Siaga Banjir Kiriman, 1.200 Pompa Disiapkan Hadapi Air dari Bogor-Tangerang
-
Banjir Jakarta Meluas: Cek Daftar 17 Rute Transjakarta yang Dialihkan dan Berhenti Operasi Hari Ini
-
Hujan dan Angin Kencang, Satu Pengendara Motor Tewas Tertimpa Pohon Tumbang di Lenteng Agung
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
Pilihan
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
-
Media Asing: Donald Trump 'Permalukan' FIFA Sebelum Piala Dunia 2026 Dimulai
Terkini
-
Siswa Disabilitas SMAN 81 Jakarta Bobol Sistem Pertahanan Militer, Kini Dilirik Intelkam Polri
-
Rumor Pergantian Menkeu Menguat Usai Chatib Basri Bertemu Prabowo, Ini Kata Dasco
-
Jaksa Bongkar Niat Jahat Nadiem Makarim: Tak Hanya Rencana, Tapi Dieksekusi Sistematis
-
Polri Akui Sulit Penuhi Kuota 2 Persen Disabilitas: Butuh 9.000 Personel
-
Instruksi Ngeri Ketua Yayasan Daycare Little Aresha: Kalau Lari-larian Diikat Saja
-
Prof. Ikrar Soroti Biaya Perjalanan Luar Negeri Prabowo: Pakai Uang Pribadi Harus Tetap Diaudit BPK
-
Prof Ikrar Soroti Dubes Tak Dilibatkan Diplomasi Luar Negeri Prabowo: yang Ikut Malah Teddy
-
545 Kepala Daerah Tersandung Korupsi, Wamendagri Singgung Bantuan Politik Tidak Jelas
-
Jaksa Minta Hakim Tolak Nota Pembelaan Nadiem Makarim
-
75 Persen Keluarga RI Pakai Daycare, Menteri PPPA: Banyak yang Tak Berizin dan Berisiko bagi Anak!