Suara.com - Akun Twitter @SeputarTetangga bagikan curhatan seorang netizen yang merasa direndahkan oleh tetangganya karena merupakan seorang anak yatim.
Cuitan tersebut diunggah netizen ini pada Jumat (27/05/22). Di awal cuitannya, netizen ini mengungkapkan bahwa anak yatim masih banyak direndahkan oleh masyarakat umum. Kematian pun seolah-olah masih dianggap sebagai sebuah aib. Apalagi kematian sosok kepala keluarga.
"Di masyarakat memang masih ada orang-orang yang merendahkan anak yatim," ungkapnya di awal cuitan. Seolah kematian menjadi suatu aib di mata mereka karena si bapak sudah nggak ada, hilang simbol sebuah keluarga, sumber nafkah, dll," ungkap netizen ini.
Selanjutnya, netizen ini mengunggah gambar yang berisi ceritanya yang sempat diejek oleh tetanggnya karena menjadi seorang anak yatim.
"Ingin curhat, kemarin habis dari rumah tetangga. Ada temenku, suaminya, dan ibunya," jelasnya.
Ia mengungkapkan bahwa di awal pertemuan, ibu dari temannya ini sempat menanyakan tentang pekerjaan. Netizen ini pun menjawab jika dirinya baru saja diterima tes CPNS, dan minggu depan dirinya akan berangkat ke Jakarta.
"Awalnya si ibu tanya kerja apa. Aku bilang keterima CPNS, berangkat ke Jakarta minggu depan," ungkap netizen.
Setelahnya, tiba-tiba saja ibu tersebut mengatakan kepada suami temannya jika netizen ini dahulu merupakan tetangganya. Namun setelah bapaknya meninggal dunia, netizen ini harus tinggal berdua dengan ibunya di kampung sebelah.
Netizen ini juga sempat mendengar tetangganya tersebut sempat mengatakan bahwa ia merupakan anak yatim dengan nada yang mengejek.
Baca Juga: Jambret Emas Emak-Emak, 2 Pelaku Diamuk Massa di Banjarbaru Kalsel, Videonya Viral
"Tiba-tiba si ibu bilang ke suaminya temenku, 'Dia dulu tetangga di sini, tapi pindah ke kampung sebelah. Bapaknya sudah lama meninggal jadi hanya berdua dengan iunya. Dia yatim (dengan nada mengejek)'," ucap sosok ibu tersebut.
Selanjutnya netizen ini menjelaskan bahwa saat itu dirinya ingin menangis namun ia tahan. Ia juga turut menanyakan pendapat warganet, apakah dirinya terlalu baper terhadap perkataan ibu tersebut.
"Seketika ingin menangis tapi aku tahan. Menurut kalian aku baperan atau gimana? Dan apa reaksi yang seharusnya aku berikan?" tanya netizen ini.
Cuitan dari netizen ini pun menuai berbagai respons dari publik. Banyak warganet yang membela netizen yang terkena singgungan tetangganya karena ayahnya telah meninggal dunia.
"Kamu nggak baperan. Ibu itu aja yang nggak bisa menjaga omongannya. Sebisa mungkin jangan nangis Nder. Tunjukkan kalau kamu itu kuat dan kalo bisa sih bales omongannya, Nder. Soalnya aku ngerti banget rasanya digituin. Seakan kita punya kuasa atas hidup dan matinya seseorang," bela warganet.
"Kamu nggak baperan Nder. Emang tetanggamu aja yang minta diserampang wajan. Aku piatu dan emang stigma masyarakat Indonesia ke anak yang orang tuanya nggak lengkap karena meninggal masih jelek banget. Nggak usah kepikiran nder, emang mulutnya aja yang jahat itu orang. Semangat nder," ungkap warganet.
Berita Terkait
-
Prabowo Komentari Podcast di Sosial Media: Banyak Pakar Bicara Asal
-
Geger Video Mesum Pasangan Misterius di Pos Polisi Tulungagung, Pelaku Diburu
-
4 Fakta Buba Tea Bali yang Viral Jual Matcha Infus, Harga Mulai Rp190 Ribu
-
Viral karena Dihujat, Patung Macan Putih Kediri Kini Jadi Magnet Wisata Dadakan!
-
Daftar Harga Menu Buba Tea Bali: Viral Jual Matcha Kemasan Infus
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
4 Personel Brimob Diamankan Usai Insiden Penembakan di Tambang Ilegal Bombana
-
Merangkak Pulang dari Semak Belukar: Kisah Nenek Saudah Korban Perlawanan terhadap Mafia Tambang?
-
Tunjangan Hakim Karir Tembus Rp110 Juta, Hakim Ad Hoc Ancam Mogok Sidang 12-21 Januari
-
Respons Istana soal Beredar Perpres Tugas TNI Atasi Terorisme
-
Aceh Masih 'Lumpuh', Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Hingga 22 Januari
-
Rekrutmen TNI AD 2026: Jadwal, Syarat Pendidikan, Batas Usia, dan Ketentuan Fisik
-
Jaksa Incar Aset Mewah Nadiem, Izin Sita Tanah-Bangunan di Dharmawangsa Diajukan ke Hakim
-
Anggota DPRD DKI Minta Bank Jakarta Benahi Keamanan Siber Sebelum IPO 2027
-
Pulang Nongkrong Ditangkap Polisi, Orang Tua Terdakwa Demo Berharap Bisa Idul Fitri Bersama Anak
-
Niat Kencan Berujung Petaka: AP Dituntut 1 Tahun Bui, Diduga Korban Salah Tangkap Demo Agustus