Ramai menjadi perbincangan, atap tribun di arena sirkuit ajang balap Formula E Jakarta, di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) Ancol, Jakarta Utara ambruk diterjang badai.
Perbincangan tersebut terjadi setelah beredarnya foto yang memperlihatkan atap yang ada di salah satu tribun nampak ambruk. Tidak hanya atap, tiang-tiang besi yang menjadi penyangga atap juga terlihat roboh karena diterjang oleh badai.
Kabarnya, peristiwa tersebut terjadi di salah satu tribun yang ada di sisi sebelah timur.
Berikut Suara.com rangkum, 3 fakta ambruknya atap tribun di arena sirkuit ajang balap Formula E.
1. Ambruk Gegara Diterjang Badai
Ambruknya atap bagian timur arena sirkuit ajang balap Formula E Jakarta terjadi setelah adanya badai yang menerjang di hari Jumat (27/5/2022) malam hari. Kabarnya, pada malam tersebut, Ibu Kota Jakarta diterjang hujan deras.
Atap tersebut ambruk menjelang satu minggu dilaksanakannya ajang balap mobil listrik Formula E tersebut.
2. Petugas Segera Melakukan Perbaikan
Diketahui, para petugas sedang melakukan perbaikan pada atap yang runtuh tersebut. Petugas dan panitia Formula E dengan sigap segera memperbaiki atap yang roboh karena pelaksanaan ajang balap mobil listrik tersebut akan dilaksanakan satu minggu setelah ambruknya atap tersebut. S
Baca Juga: Atap Tribun Roboh di Sirkuit Formula E Ancol Belum Diperbaiki
eperti diketahui bahwa ajang balap Formula E Jakarta akan dilaksanakan pada Sabtu, 4 Juni di Sirkuit Ancol yang berada di dalam kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara.
3. Foto Ambruknya Atap Tersebar di Media Sosial
Foto-foto ambruknya atap penonton di Sirkuit Formula E Jakarta tersebut tersebar di media sosial setelah diunggah oleh seorang warganet.
Dalam foto tersebut, nampak kerangka dan atap berwarna putih ambruk menutupi kursi-kursi berwarna merah dan kuning sebagai kursi untuk penonton.
4. Ajang Balap Tetap Sesuai Rencana
Suara.com - Direktur Utama Jakarta Propertindo (Jakpro) Widi Amanasto memastikan rencana ajang balap mobil listrik Formula E tidak terganggu dengan peristiwa atap tribun penonton ambruk akibat angin kencang.
Berita Terkait
-
Jakpro Pamerkan Replika Mobil Balap Formula E saat CFD di Bundaran HI
-
Anies Baswedan Disebut Ganti Istilah HUT DKI jadi Hajatan, Tagar #OktoberBuangHajat Menggema
-
Atap Tribun Sirkuit Formula E yang Roboh Belum Diperbaiki Kontraktor
-
Atap Tribun Roboh di Sirkuit Formula E Ancol Belum Diperbaiki
-
Antusias Warga Foto Bareng Replika Mobil Balap Formula E di Bundaran HI
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Arus Balik Lampaui Keberangkatan, KAI: Jakarta Diserbu 50 Ribu Penumpang Kereta per Hari
-
Arus Balik Masih Padat, Rekayasa Lalu Lintas di Tol Trans Jawa Berlanjut Jumat 28 Maret
-
HUT ke-12, TransJakarta Banting Harga Jadi Rp12, Ini Syaratnya!
-
Pemerintah Percepat Pembangunan Huntap Bagi Masyarakat Terdampak Bencana
-
PM Malaysia Anwar Ibrahim Kunjungi Jakarta, Polda Metro Siapkan Pengamanan Rute VVIP
-
Mengukur Mikroplastik Tak Semudah Dikira, Studi Soroti Tantangan dan Jalan Keluarnya
-
Korlantas Polri Berlakukan One Way Lokal KM 132KM 70, Ini Skema Bertahapnya
-
Antisipasi Kepadatan Angkutan Berat, Polda Metro Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Tanjung Priok
-
Blusukan Prabowo ke Bantaran Rel Senen Dinilai Lebih Spontan, Pengamat Bandingkan dengan Gaya Jokowi
-
Arus Balik Padat, Jasamarga Terapkan Contraflow di Ruas Tol Jakarta-Cikampek