Suara.com - Warga di sekitar danau Gawir, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Banten dibikin gempar dengan penemuan mayat terbungkus karung, Selasa (31/5/2022).
Mayat terbungkus karung itu ditemukan seorang warga yang sedang memancing di sekitar Danau Gawir. Berikut sejumlah fakta penemuan mayat terbungkus karung di Legok, Tangerang.
1. Sempat Dikira Boneka
Ketua RT 10, RW 11 Desa Legok, Khoirudin mengatakan awal penemuan bermula saat warga sekitar sedang mancing ikan di sekitar lokasi penemuan mayat. Saat itu, seorang pemancing melihat bungkusan mirip boneka. Saat diperhatikan dengan seksama, saksi mata malah ketakutan dengan apa yang ia lihat.
“Menurut warga tadi dia mengira itu boneka, tapi kok baunya menyengat. Nah warga itu pun ketakutan dan langsung lapor ke Polisi,” ujar Khoirudin di lokasi kejadian, Selasa (31/5/2022).
2. Kondisi Terikat dalam Karung
Sosok mayat dalam karung yang ditemukan pemancing di Danau Gawir ternyata ditemukan dalam karung dengan keadaan terikat. Mayat korban berjenis kelamim laki-laki itu mengapung dan diikat dengan pemberat. Mengetahui kabar tersebut, warga sekitar pun berbondong-bondong mendatangi lokasi. Polisi pun langsung memberi garis polisi.
3. Diduga Korban Pembunuhan
Petugas menemukan bekas luka pada muka korban sehingga diduga mayat tersebut merupakan korban pembunuhan. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang mengatakan, Abdul Munir, menyebut mayat pria yang diperkirakan berusia 40 tahun itu diduga korban pembunuhan.
Baca Juga: Kasus Jenazah dengan Kepala Dibungkus Plastik di Desa Legok Mulai Terungkap
“Pada jam 11 seorang warga menemukan sesosok mayat kondisi tengkurap dibungkus karung, setelah diangkat mayat tersebut berjenis kelamin laki-laki kondisi terikat dan ada bekas luka di wajahnya, umur diperkirakan 40 tahun,” kata Munir dalam keterangan pers.
4. Tunggu Hasil Autopsi
Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel) AKBP Sarly Sollu juga membenarkan jika mayat yang ditemukan terindikasi korban pembunuhan.
“Mayat ini tanpa identitas dan busana. Memang kita akan indikasikan bahwa ini adalah hasil kejahatan, karena ada beberapa ikatan dan pemberat di dalam karung,” ujarnya.
Lebih lanjut, mayat tersebut sudah dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk dilakukan autopsi.
“Masih dalam pemeriksaan kalau untuk sudah berapa lama mayat ini meninggal, sehingga belum bisa ditentukan luka-luka akibat apa, yang jelas mayat ini kita temukan di dalam karung ada pemberatnya dan diikat dalam keadaan tanpa busana. Nanti kita tunggu hasil autopsi,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kasus Jenazah dengan Kepala Dibungkus Plastik di Desa Legok Mulai Terungkap
-
Terungkap, Ini Identitas Mayat Dalam Karung di Tangerang, Ternyata Korban Perampokan
-
Motif Licik Dua Pelaku Pembunuhan Pria Terbungkus Karung Di Tangerang, Hendak Curi Dan Jual Mobil Korban
-
Akhirnya! Identitas Mayat Terbungkus Karung Di Tangerang Telah Diketahui Polisi, Inisial S Warga Bojong Nangka
-
Terbungkus Karung dan Kepala Terikat Kantong Plastik, 2 Pembunuh Mayat Pria di Danau Legok Akhirnya Tertangkap
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!