News / Nasional
Kamis, 02 Juni 2022 | 15:17 WIB
keutamaan 10 hari pertama Dzulhijjah - Ilustrasi islam (Pixabay/oranfireblade-6565232)

Amalan yang perlu dilaksanakan di bulan Dzulhijjah

1. Melaksanakan Ibadah Haji dan Umrah

Amal ini merupakan amalan yang paling utama, berdasarkan berbagai hadits shahih yang menunjukkan keutamaannya, antara lain adalah sabda Nabi SAW: “Dari umrah ke umrah adalah tebusan (dosa-dosa yang dikerjakan) di antara keduanya, dan haji yang mabrur balasannya tiada lain adalah Surga“.

2. Berpuasa selama Hari-hari tersebut, terutama pada Hari Arafah

Tidak disangsikan lagi bahwa puasa merupakan jenis amalan yang paling utama. Disebutkan di dalam hadist Qudsi: “Puasa ini adalah untuk-Ku, dan Aku lah yang akan membalasnya. Sungguh dia telah meninggalkan syahwat, makanan dan minumannya semata-mata karena Aku“.

3. Takbir Dan Dzikir

Sebagaimana firman Allah SWT “…. dan supaya mereka menyebut nama Allah SWT pada hari-hari yang telah ditentukan …”, (Al-Hajj: 28].

4. Taubat dan Meninggalkan Segala Maksiat dan Dosa

Dengan bertaubat dan meninggalkan segala maksiat dan dosa, maka kita akan mendapatkan ampunan dan rahmat. Maksiat adalah penyebab terjauhkan dan terusirnya hamba dari Allah SWT, dan keta’atan adalah penyebab dekat dan cinta kasih Allah SWT kepadanya.

Baca Juga: 6 Amalan 10 Hari Pertama Dzulhijjah yang Dapat Dikerjakan, Salah Satunya Menikah

5. Banyak Beramal Shalih

Berupa ibadah sunat seperti shalat, sedekah, jihad, membaca Al-Quran, amar ma’ruf nahi munkar, dan lain sebagainya. Amalan-amalan tersebut pada 10 hari di bulan Dzulhijjah dilipat gandakan pahalanya. Bahkan amal ibadah yang tidak utama jika dilakukan pada hari itu akan menjadi lebih utama dan dicintai Allah SWT daripada amal ibadah pada hari lainnya, meskipun merupakan amal ibadah yang utama.

6. Disyariatkan untuk Takbir Muthlaq

Takbir Muthlaq yaitu pada setiap saat, siang, hingga malam sampai shalat Ied. Dan disyariatkan pula takbir muqayyad, yaitu yang dilakukan setiap selesai shalat fardhu yang dilaksanakan secara berjama’ah.

7. Berkurban pada Hari Raya Qurban dan Hari-Hari Tasyriq

Hal ini merupakan sunnah Nabi Ibrahim AS, yaitu ketika Allah SWT menebus putranya dengan sembelihan yang agung.

8. Dilarang Mencabut atau Memotong Rambut dan Kuku Bagi Orang yang Hendak Berkurban

Diriwayatkan oleh Muslim dan lainnya, dari Ummu Salamah Ra bahwa Nabi  SAW bersabda: “Jika kamu melihat hilal bulan Dzul Hijjah dan salah seorang di antara kamu ingin berkurban, maka hendaklah ia menahan diri dari (memotong) rambut dan kukunya“.

9. Melaksanakan Shalat Iedul Adha dan Mendengarkan Khutbahnya

Hari Raya Idul Adha merupakan hari bersyukur dan beramal kebajikan. Maka janganlah dijadikan sebagai hari keangkuhan dan kesombongan, dan jangan pula dijadikan kesempatan bermaksiat dan bergelimang dalam kemungkaran

Selain amalan yang telah disebutkan di atas, setiap muslim dan muslimah mengisi 10 hari di bulan Dzulhijjah dengan melakukan ketaatan, dzikir dan syukur kepada Allah SWT, melaksanakan segala kewajiban dan menjauhi segala larangan, memanfaatkan kesempatan ini dan berusaha memperoleh kemurahan Allah SWT agar mendapat ridha-Nya.

Itulah penjelasan tentang keutamaan 10 hari pertama Dzulhijjah dan apa saja amalan ibadah yang dapat dikerjakan.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Load More