Suara.com - Putra sulung Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril sudah terhitung satu pekan menghilang di Sungai Aare, Bern, Swiss. Adapun Eril dilaporkan hilang saat berenang di sungai tersebut pada Kamis (26/5/2022) pukul 11.24 waktu lokal Swiss.
Segala upaya dilakukan oleh tim pencarian yang melibatkan berbagai petugas dari pemadam kebakaran, polisi maritim, hingga masyarakat sipil di kota Bern.
Mari simak update pencarian anak Ridwan Kamil yang menghilang di tengah derasnya sungai Aare tersebut.
1. Dapat dukungan penuh dari pemerintah Swiss
Pencarian Eril mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah Swiss hingga melibatkan banyak pihak.
Berdasarkan informasi yang dirilis oleh Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, tak hanya tim SAR dan polisi maritim, masyarakat sipil dari berbagai komunitas dan kelompok seperti klub pendayung, klub pemancing, serta komunitas berkebun.
2. Pencarian intensif oleh polisi maritim
Memasuki satu pekan hilangnya Eril, yakni Kamis (2/6/2022), polisi maritim Bern mulai meningkatkan intensitas pencarian. Mereka memetakan beberapa titik yakni pintu air mengalirnya sungai tersebut: pintu air Marzili hingga pintu air Engehalde.
Adapun polisi maritim menyusuri jalur darat dan jalur sungai melalui perahu. Mereka juga mengintai dari udara menggunakan kamera drone.
Baca Juga: Pemerintah Swiss Janji Prioritaskan Pencarian Anak Ridwan Kamil
Tim pencari mempertimbangkan kembali niat untuk mengerahkan penyelam karena kondisi alam yang tak menentu.
3. Ridwan Kamil dan Atalia ikut dalam pencarian
Orang tua Eril, Ridwan Kamil dan Atalia ikut dalam pencarian mandiri. Keduanya turut memeriksa langsung beberapa titik-titik potensial di sepanjang bantaran Sungai Aare.
Namun, mereka masih menempuh rute darat yang aman dijelajahi manusia.
4. Duta besar Swiss datangi Ridwan Kamil
Kepala Protokol Kementerian Luar Negeri Swiss, Duta Besar Beatrice Schaer menemui Ridwan Kamil beserta istri. Keduanya ditemani oleh Duta Besar RI untuk Swiss, Muliaman Hadad.
Berita Terkait
-
Pemerintah Swiss Janji Prioritaskan Pencarian Anak Ridwan Kamil
-
Kemlu Swiss Nyatakan Pencarian Eril Anak Ridwan Kamil adalah Prioritas Utama
-
Prihatin Anak Ridwan Kamil Belum Ditemukan, Penyair Ini Tulis Puisi Menyayat Hati
-
Pencarian Emmeril Kahn Mumtadz di Sungai Aare Terus Berlanjut, Kemlu Swiss: Ini Prioritas Utama
-
Kemlu Swiss: Pencarian Putra Ridwan Kamil Jadi Prioritas
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
Terkini
-
Celah Hukum Kasus Febrie: Mengapa Pengalihan ke Kejagung Bisa Bikin Tersangka Menang Praperadilan?
-
Ibu Santri di Lombok Tengah: Anak Saya ke Pesantren untuk Belajar Agama, Bukan Dibakar Hidup-Hidup
-
Lebih Cepat di Kejagung, Yusril Ungkap Alasan Berkas Kasus Febrie Adriansyah Dilimpahkan
-
RUU Perampasan Aset Berpotensi Dirombak, DPR Bahas Pembentukan Lembaga Khusus
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Habiburokhman Sebut Penahanan Febrie Adriansyah Sangat Urgen: Akan Kami Cek, Ditahan Apa Belum
-
Dalih Iseng Teror Bom SDN Srengseng, Polisi Gandeng Densus 88 Bongkar Motif Asli Pelaku
-
Prabowo Minta yang Pesimis Keluar dari RI, Pakar Komunikasi: Efektif tapi Berisiko Polarisasi
-
Kapolri Datangi Kejagung Usai Polemik Kasus Febrie Adriansyah, Tegaskan Tak Ada Konflik
-
Tangis Pecah di DPR, Ibu Santri Korban Pembakaran Ungkap Ancaman Sebelum Anaknya Tewas