Suara.com - Berbuat iseng sejatinya bukan hal yang salah. Namun beberapa kali hal iseng yang dilakukan dianggap berlebihan dan menyebalkan untuk sebagian orang.
Begitu pula tanggapan sejumlah orang ketika melihat aksi iseng remaja laki-laki berikut ini. Sebab remaja itu kerap iseng menekan tombol lift di salah satu apartemen.
Namun siapa mengira aksi isengnya ini membuatnya babak belur dihajar massa? Bahkan ia sampai terlihat meneteskan darah ketika diamankan oleh sejumlah petugas keamanan setempat.
Peristiwa mengerikan inilah yang terlihat pada unggahan akun Instagram @keluhkesalojol.id. Hanya saja tidak ada keterangan di mana dan kapan video tersebut direkam.
Tampak seorang remaja laki-laki sudah dibuat bertelanjang dada sambil dipojokkan oleh pria lain yang bertubuh jauh lebih besar darinya.
Remaja itu jelas tampak ketakutan, apalagi karena ia memang disidang akibat keisengannya memainkan tombol lift.
Ketakutannya itu pun menjadi nyata, ketika pria bongsor di depannya memberikan bogem mentah untuknya.
"Kejadian arogan oknum yang menjadi pengaman atau bisa disebut sebjata bagi balai warga (bw) apartemen," ungkap @keluhkesalojol.id di kolom caption, dikutip Suara.com pada Kamis (2/6/2022).
"Kronologinya keisengan remaja yang memencet banyak tombol di dalam lift yang tidak berakses," lanjutnya.
Kemungkinan karena petugas keamanan sudah kelewat kesal dengan aksi iseng remaja itu, mereka pun menangkapnya. Mirisnya setelah itu mereka malah melakukan tindak kekerasan mulai dari memukul sampai menendang.
Teriakan dan tangis kesakitan remaja pria itu, serta darah yang terus menetes keluar dari luka yang dialaminya tak membuat para oknum petugas keamanan tersebut berhenti menyiksa.
"Iya, iya, ampun," ucap remaja itu berkali-kali di sela tangisannya. Sesekali ia juga mengaduh sambil melindungi kepalanya.
Video ini menuai pro dan kontra di kalangan warganet. Sebagian menyayangkan aksi keroyokan petugas keamanan ketika remaja itu mungkin bisa ditegur atau digertak saja agar tak mengulangi keisengannya lagi.
"Wah kalo cuma iseng pencet tombol lift ya ditegur aja.. jika ulang ya disikat... ini belum apa-apa udah kecap keluar dari hidung, berani keroyokan pengamannya," komentar warganet.
"Pak .. dia bukan maling.. bukan korupsi.. bukan kriminal.. kasih tau aja baik-baik bisa kan pak.. Jangan arogan gitu.." ujar warganet.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Curhat Anak Jijik Lihat Ibunya Sendiri, Gegara Pergoki Sang Bunda Selingkuh
-
Salut, Saat Pengunjung Lain Nyawer Biduan Dangdut, Pria ini Pilih Sawer Kotak Amal
-
Oknum Nakes Cubit Pipi Bayi Pasien Bikin Publik Resah, Ernest Prakasa: Mari Kita Hentikan Ketololan Ini
-
Cerita Viral, Perempuan Ini Mengaku Gagal Ambil Hati Mertua Dan Disebut Menantu Malas
-
Viral Curhat Pemilik Apartemen Unitnya Dipinjam Orang Kepercayaan Keluarga, Tapi Malah Berkhianat
Terpopuler
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
Pilihan
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
Terkini
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Puluhan Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan Makanan, BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan
-
Gugur Akibat Serangan Artileri di Lebanon, Jenazah 3 Prajurit TNI Tiba di Bandara Soetta Sore Ini
-
Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah
-
Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu
-
Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa
-
3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!
-
Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana
-
Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov
-
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI