Suara.com - Salah satu jemaah haji asal Indonesia, Suhati Rahmat Ali meninggal dunia saat tiba di Arab Saudi. Suhati yang merupakan jemaah dari kloter pertama embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG 1) itu wafat setelah sempat merasakan sakit.
Kepala Daker Bandara Haryanto menerangkan kalau JKG 1 mendarat di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah, Sabtu (4/6/2022). Setelah melewati proses imigrasi dan pemindaian barang bawaan, Suhati merasakan sakit sehingga dibawa ke klinik yang ada di bandara Madinah.
"Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas Kesehatan di Bandara Madinah dan poliklinik Bandara, selang beberapa saat kami menerima informasi bahwa jemaah tersebut wafat," kata Haryanto di Madinah, dikutip Suara.com, Minggu (5/6/2022).
Sementara itu, Kepala Pos Kesehatan Daker Bandara dr Agus Sultoni menjelaskan bahwa menurut keterangan dokter klinik bandara yang menangani, Suhati mengalami gangguan serangan jantung. Berdasarkan catatan medis, almarhumah memang memiliki riwayat penyakit jantung dan hipertensi.
"Tadi sempat diperlihatkan gambar irama jantung yang memang tidak teratur."
Terpisah, Sekretaris Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Ahmad Abdullah menerangkan bahwa pemerintah akan mengumumkan wafatnya jemaah apabila petugas yang mendampingi sudah menerima surat kematian dari pemerintahan Arab Saudi. Pemerintah juga akan melaksanakan badal haji bagi seluruh jemaah haji yang meninggal dunia.
"Tidak lupa, sudah menjadi kewajiban pemerintah seluruh jemaah yang wafat akan di badal hajikan," kata Ahmad dalam konferensi pers yang ditayangkan melalui YouTube Kemenag RI, Minggu (5/6/2022).
Berita Terkait
-
Suhu Arab Saudi Sedang Panas Capai 43 Celsius, Kemenag: Seluruh Jemaah Haji Jangan Beraktivitas di Luar Ruangan
-
Tiba di Asrama Haji Rajabasa, JCH Lampung Berangkat ke Tanah Suci Besok
-
Kloter Kedua, 3.169 Jemaah Haji RI Diberangkatkan ke Tanah Suci Hari Ini
-
Jemaah Haji Kloter Pertama Asal Indonesia Wafat saat Tiba di Madinah, Ini Identitasnya
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia
-
Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan
-
Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump
-
Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online
-
Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i
-
DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI
-
Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan
-
Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku
-
Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi
-
Militer AS Bom Kapal Diduga Bermuatan Narkotika di Samudera Pasifik: 1 Tewas 2 Selamat