Suara.com - Seorang pria curhat di Twitter terkait pengaturan uang gajinya. Dalam curhatan tersebut ia juga menampilkan besaran pengeluaran bulanannya.
Pada unggahan akun Twitter @concomf, pria tersebut membagikan kebiasaan pengeluarannya setiap bulan.
Ia kemudian meminta pertimbangan warganet soal mengatur keuangan yang lebih baik.
"Guys aku cowok yang hidup di Jakarta. Boleh tolong ajarin aku cara memanage uang dengan baik? Makasih sebelumnya untuk sarannya ya," tulis pria tersebut.
Pada unggahannya, pria tersebut menyematkan gambar berupa catatan keuangan miliknya.
Pada baris pertama, ia menyematkan pendapatan per bulan yang mencapai Rp 6.500.000. Dengan pendapatan tersebut, ia membagikanya dalam empat bagian.
Pertama, memberikan uang gaji untuk ibunya sebesar Rp 1 juta. Kemudian pada baris kedua, ia mengeluarkan uang dengan jumlah sama yakni Rp 1 juta untuk menabung.
Pengeluaran terbesarnya adalah untuk kebutuhan sehari-hari, yakni Rp 2.500.000.
Terakhir, pengeluaran bulanan terbesar kedua yakni untuk pacaran yang mencapai Rp 2.000.000 setiap bulannya.
Sementara pengeluaran untuk cicilan adalah nol.
Rincian pengeluaran yang diunggah pria tersebut sontak mengundang berbagai respons dari warganet.
"Emak lu sejuta doang pacar malah 2 juta maksud lu gimana sih malin kundang?," komentar warganet.
"Najis buat pacaran lebih gede daripada buat emak, lo hidup diurus pacar lo emang?" balas warganet lain.
"Lu gila kah? Pacaran aja budgetnya sampai dua juta. Sedangkan buat emak lu sendiri cuma 1 juta? Enggak salah?" imbuh warganet lain
"Pacaran 2 juta itu buat apa? Belum sah enggak usah berlebihan. Sisain uang buat tabungan juga," tulis warganet di kolom komentar.
"Buset pacarannya mahal banget udah kayak nafkahin istri aja," timpal lainnya.
Saat berita ini dibuat, cuitan tersebut telah disukai ribuan kali dengan ratusan komentar dari warganet.
Berita Terkait
-
Diduga Akibat Mabuk Lem, Seorang Laki dan Wanita di Karawang Baku Pukul, Warga Susah Payah Melerai
-
Perempuan Curhat Sahabat Pria Suami Ganggu Rumah Tangga dan Sering Datang Tak Kenal Waktu, Publik Dibuat Curiga
-
Viral Ibu-ibu Marah Sampai Diamankan Gegara Nasgor Pesanannya Tak Kunjung Jadi, Publik: Orang Lapar Mudah Dirasuki
-
Terekam Kamera CCTV, Diduga Sepasang Kekasih Santuy Curi Kotak Amal di Depot Pengisian Air Minum
-
Emak-emak Tak Terima Barang Pesanan Lantaran Dianggap Salah: Saya Pesan Kulkas Bukan Lemari Es
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!
-
Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja
-
Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah
-
KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar
-
KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA
-
Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi