Suara.com - Baru-baru ini sebuah video rekaman CCTV sebuah rumah sedang menjadi pembicaraan publik. Pasalnya terekam jelas aktivitas tak biasa yang dilakukan seorang ibu ketika mengasuh anaknya.
Kamera pengawas ini dipasang di sebuah rumah di Provinsi Guizhou, Cina bagian selatan. Tampak sang ibu sedang duduk di sofa dengan anaknya di sebuah baby walker di hadapannya.
Semula tidak ada yang aneh pada interaksi ibu dan anak tersebut. Sampai tiba-tiba wanita itu terekam menampar sendiri wajahnya sambil disaksikan oleh anaknya.
Tentu aksi sang ibu menimbulkan pertanyaan, mengapa ia sampai harus menampar diri sendiri seperti itu?
Pertanyaan serupa pun dipikirkan warganet, terutama setelah video rekaman CCTV tersebut menjadi viral di media sosial.
Kini sang ibu pun membuka alasan sampai ia terekam menampar diri sendiri di hadapan anaknya. Rupanya ia merasa bersalah karena tak bisa menidurkan anak bungsunya yang masih bayi.
Cheng mengungkap peristiwa itu direkam pada 25 Mei 2022, kala dirinya baru pulang dari mengantar anak sulungnya ke sekolah. Saat itu ia melihat si bungsu sedang tertidur pulas di baby walker-nya.
Cheng pun berinisiatif untuk menidurkan bayinya di ranjang. "Tapi dia bangun dan terus menangis," kata Cheng, seperti dikutip Suara.com dari saostar.vn, Senin (6/6/2022).
Situasi itu membuat Cheng jadi naik pitam dan kelepasan memukul si bungsu. Cheng lantas merasa menyesal dan menampar dirinya sendiri sebagai bentuk hukuman.
Baca Juga: Viral Perempuan Usia 21 Tahun Kena Serangan Stroke Karena Sering Begadang, Ini Penjelasan Medisnya
"Saya berteriak padanya dan memukulnya," ungkap Cheng. "Saya menampar diri saya sendiri setelah itu. Saya akan belajar mengendalikan emosi dan mengubah gaya pengasuhan saya."
Penjelasan Cheng ini seketika membuat publik bersimpati. Banyak yang memahami rasa frustrasi akibat mengasuh anak seperti yang dialami Cheng.
"Saya merasa sedih untuk ibunya. Hanya orang-orang yang telah merawat seorang anak yang memahami rasa frustrasinya," komentar warganet.
"Padahal mempunyai anak adalah pekerjaan dua orang, kenapa saat membesarkan anak mendadak jadi pekerjaan satu orang saja?" imbuh warganet lain, merujuk pada peran mengasuh anak yang biasanya dibebankan sepenuhnya kepada pihak istri.
Sosiolog Tekankan Pentingnya Peran Aktif Ayah dan Ibu Dalam Mengasuh Anak
Sosiolog dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Tyas Retno Wulan, menilai stereotipe hanya ibu yang mengasuh anak sedangkan ayah bekerja sudah tidak lagi relevan di zaman modern.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Perempuan Usia 21 Tahun Kena Serangan Stroke Karena Sering Begadang, Ini Penjelasan Medisnya
-
Bagikan Momen Bahagia Saat Menikah di Gereja, Pasangan Ini Banjir Doa dari Netizen
-
Warganet Sambat Tetangga Buka Pabrik Tapi Sembarangan Buang Asap, Malah Berujung Dilaporkan Pakai UU ITE
-
Viral Aksi Pria Berpeci Ini Siapkan Air Minum untuk Hewan Bikin Terenyuh, Netizen Doakan Lancar Rezekinya
-
Nonton Topeng Monyet, Balita Ini Malah Diseret hingga Tersungkur Saat Kasih Uang
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
-
Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota
-
Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik