Suara.com - Turunan Flyover Kampung Melayu, Jakarta Timur, tepatnya yang mengarah ke kawasan Stasiun Tebet kerap menjadi lokasi tawuran. Teranyar, tawuran antara dua kelompok remaja pecah di lokasi tersebut pada Sabtu (4/6/2022) dini hari.
Pantauan di lokasi, turunan Flyover Kampung Melayu ramai kendaraan pada saat siang hari. Rata-rata, kendaraan yang melintas mengarah ke kawasan Tebet dan Kuningan, Jakarta Selatan.
Seorang juru parkir minimarket yang berada di dekat lokasi kejadian bernama Supri (40) membenarkan adanya insiden tawuran tersebut. Menurut dia, kawasan jalan raya turunan Flyover Kampung Melayu kerap dijadikan lokasi tawuran.
"Benar itu tawuran Sabtu subuh. Sekitar pukul 04.00 WIB. Kalau di sini mah memang sering ada tawuran," kata dia saat dijumpai di lokasi, Senin (6/6/2022)
Dari informasi yang diterima Supri, dua kelompok remaja yang terlibat tawuran berasal dari Kampung Melayu Kecil dan Kampung Bonsai. Aksi tawuran itu tidak berlangsung lama lantaran para pelaku tawuran langsung kabur ketika warga dan polisi melakukan pembubaran.
"Biasa itu anak Kampung Melayu Kecil sama Kampung Bonsai. Gak lama kok itu bentroknya," jelasnya.
Supri melanjutkan, di lokasi tersebut memang kerap dijadikan arena tawuran. Biasanya, dua kelompok remaja saling bentrok sekitar pukul 03.00 WIB atau pukul 04.00 WIB.
"Biasanya mah jam 3 pagi kadang jam 4 pagi. Pas mau subuh lah. Paling-paling yang tawuran janjian terus ketemu," beber Supri.
Pembawa Sajam Diproses
Baca Juga: Tawuran 2 Kelompok Pemuda Pecah di Flyover Kampung Melayu, Polisi Tangkap 2 Orang Pembawa Sajam
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Ahsanul Muqaffi mengatakan, pihaknya mengamankan total 7 pelaku tawuran. Dia menyebutkan, dua dari 7 orang tersebut telah diproses lantaran terbukti membawa senjata tajam.
"Benar, terhadap pelaku, yang kedapatan membawah senjata tajam sudah diproses. 7 yang di amankan dan 2 orang yang diproses," kata Ahsanul saat dikonfirmasi, Senin (6/6/2022).
Hanya saja, Ahsanul belum membeberkan kronologi penangkapan dan kelompok mana yang terlibat tawuran. Dia meminta agar awak media mengkonfirmasi Kasat Sabhara Polres Metro Jakarta Timur untuk kronologi lebih lanjut.
Berita Terkait
-
Tawuran 2 Kelompok Pemuda Pecah di Flyover Kampung Melayu, Polisi Tangkap 2 Orang Pembawa Sajam
-
Tawuran Di Turunan Fly Over Kampung Melayu, Polisi Tangkap 7 Remaja Dan Sita Dua Senjata Tajam
-
Ditangkap usai Viral Serbu SMK Lain Pakai Petasan hingga Sajam, 16 Pelajar di Ciledug jadi Tersangka
-
Viral Video Tawuran Pelajar di Rel Kereta Api di Sukabumi, Warga Ungkap Fakta Ini
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia
-
UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI