Suara.com - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Giring Ganesha memang dikenal sering kali melayangkan kritik ke Pemerintah DKI Jakarta. Salah satu kritiknya yang sempat viral adalah soal sirkuit Formula E.
Berlangsungnya Formula E dengan lancar pada Sabtu (4/6/2022), nama Giring kembali menjadi sorotan bahkan sempat jadi trending topic di media sosial.
Belakangan, pernyataan Giring kembali viral, ia mempertanyakan kesuksesan pagelaran Formula E.
"Berhasil lihatnya dari mana? Apakah dilihat dari jumlah penontonnya, apakah dilihat dari jumlah keuntungannya, apakah dilihat dari dampak ekonominya ke masyarakat di sekitar dan masyarakat DKI Jakarta," ungkap Giring seperti yang dikutip dari akun Instagram @ndorobei.official.
Giring menambahkan, bahwa suksesnya Formula E bukan soal ramainya penonton namun mengenai dampak ke ekonomi warga sekitar.
Lebih lanjut Giring menyebutkan bahwa Formula E bukanlah program prioritas yang dibutuhkan warga DKI Jakarta.
Ungkapan Giring yang diunggah di berbagai media sosial itu sontak mengundang berbagai respons dari warganet.
"Saya yang cuma baca aja malu," komentar warganet.
"Hareudang bos?" imbuh warganet lain.
"Orang kalau udah iri hati ni, mau kayak manapun kita melakukan kebaikan tetap aja bakal dipandang buruk," tambah warganet lain.
"Buat kita juga PSI bukan apa-apa kok, cuma partai enggak jelas arah tujuannya," tulis warganet di kolom komentar.
"Heran masih aja dikasih pertanyaan orang kayak gini," timpal lainnya.
"Mau tanya prestasinya dia apa bagi masyarakat, bikin gaduh aja ini orang," balas warganet.
Kritik Giring yang Viral Soal Formula E
Blusukan Giring ke Sirkuit Formula E hingga Kejeblos sempat viral di mesia sosial.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Ini 5 Fakta Kerusakan Hutan di Indonesia yang Jadi Sorotan Dunia
-
Komisi III DPR Perjuangkan Nasib Hakim Ad Hoc dengan Syarat Mutlak Jangan Mogok Sidang
-
KPK Ungkap Istilah Uang Hangus dalam Kasus Gratifikasi Eks Sekjen MPR
-
Sebut Pelaporan Pandji Salah Sasaran, Mahfud MD: Dia Menghibur, Bukan Menghasut!
-
Usut Kasus Haji, KPK Ngaku Sudah Tahu Inisiator Pembakaran Dokumen di Kantor Maktour
-
Sentil Pejabat Perlu Terbiasa Diroasting, Uceng: Kuping Negara Tak Boleh Tipis
-
Rakyat Rugi Besar! Ini Bahaya Pilkada jika Dikembalikan ke DPRD Menurut Netgrit
-
DPRD DKI Restui Pramono Anung Hapus Jejak Proyek Monorel Mangkrak: Jakarta Ingin Indah
-
Terapkan KUHP Baru, Kejagung Akan Minimalisir Hukuman Penjara untuk Kejahatan Ringan
-
Bukan Sekolah Biasa! Ini Dia 6 Fakta Sekolah Rakyat Prabowo