Suara.com - Kepolisian berhasil menangkap pimpinan sekaligus pendiri Khilafatul Muslimin, Abdul Qadir Hasan Baraja di Provinsi Lampung pada Selasa (7/6/2022).
Kabid Humas Metro Jaya, Kombes Pol Enda Zulpan mengatakan, Abdul Qadir sedang dibawa oleh polisi dari Lampung ke Jakarta untuk diperiksa di Mapolda Metro Jaya.
"Hari ini kita tangkap pimpinan tertinggi. Pelaku lagi dibawa ke Jakarta, ke Polda Metro," kata Zulpan, Selasa (7/6/2022).
Penangkapan pimpinan Khilafatul Muslimin itu dilakukan setelah Polda Metro Jaya menyelidiki kegiatannya di Jakarta, sekaligus membentuk tim untuk melakukan penangkapan tersebut.
Abdul Qadir diburu polisi setelah viral video rombongan konvoi sembari menuliskan “Kebangkitan Khilafah” dengan disertai bendera bertuliskan arab di Cawang, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.
Dan berikut adalah rangkuman sepak terjang Abdul Qadir bermula dari tahun 1970:
Ikut Mendirikan NII dari tahun 1970
Brigjen Anwar Nurwahid selaku Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) RI, mengatakan, Khilafatul Muslimin yang dipimpin oleh Abdul Qadir Hasan Baraja telah berdiri sejak 1997.
Tak hanya mendirikan Khilafatul Muslimin, dia juga ikut andil dalam mendirikan Negara Islam Indonesia di Lampung pada tahun 1970.
Baca Juga: Pimpinan Khilafatul Muslimin Jadi Tersangka, Polisi: Kegiatan Khilafah Melawan Hukum
Salah Satu Pendiri Pesantren Al Mukmin Ngruki
Keberadaan kelompok Khilafatul Muslimin tidak terlepas dari NII. Hal tersebut disebabkan sebagian besar tokoh kunci dalam gerakan ini adalah mantan kelompok NII.
Abdul Baraja sendiri adalah pendiri sekasligus pimpinan Khilafatul Muslimin yang juga merupakan mantan anggota kelompok NII.
Selain itu juga, ia pernah mendirikan pondok pesantren Al-Mukmin Ngruki bersama Abu Bakar Baasyir dan lainnya.
Oleh sebab itu, Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), Nurwahid menyatakan, gerakan Khilafatul Muslimin sangat berbahaya dan ada kaitannya dengan kelompok radikal terorisme.
Menurut dia ada beberapa parameter yang bisa dipakai dalam melihat Khilafatul Muslimin, diantaranya:
Berita Terkait
-
6 Fakta Seputar Penangkapan Abdul Qadir Baraja, Pimpinan Khilafatul Muslimin Ditangkap di Lampung
-
Polri Beberkan Sepak Terjang Kelompok Khilafatul Muslimin: Picu Keonaran Dan Berpotensi Makar
-
Kombes Hengki: Khilafatul Muslimin Menyebut Pancasila Tidak Bertahan Lama
-
Soal Pembagian Pamflet Khilafatul Muslimin di Jateng, Polri Sebut Ada Dugaan Makar
-
Polisi Dalami Sumber Dana Khilafatul Muslimin Soal Biaya Operasional Website hingga Buletin Besar
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026
-
BNI Perkuat Akses Hunian Masyarakat Lewat Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi
-
Leo/Daniel Jadikan Gelar Juara Taipei Open 2026 Sebagai Kado Ultah
-
Anak Petani Banyumas Raih Predikat Lulusan Terbaik IPDN, Presiden Sematkan Tanda Pangkat
-
Gantung Sepatu Demi Keluarga, Eks Sprinter Asian Games Comeback di Lintasan Aspal
-
Belajar dari Kerja Praktik: Coding Terbaik Adalah yang Mampu Menyelesaikan Masalah Nyata