Belum lama ini, seorang politisi India bernama Nupur Sharma, heboh diperbincangkan di berbagai sosial media setelah mengeluarkan pernyataan yang kontroversial, yaitu menghina Nabi Muhammad dalam sebuah acara yang ditonton oleh publik.
Nupur Sharma dinilai telah menghina Nabi Muhammad saat menghadiri sebuah acara debat televisi. Akibatnya, ia langsung mendapatkan berbagai kecaman.
Tidak hanya ditujukan kepada Nupur Sharma, kecaman juga diberikan kepada Partai Bharatiya Janata Party (BPJ) yang diketahui merupakan tempat Nupur Sharma menjadi juru bicara.
Tindakan yang dilakukan Nupur Sharma menyebabkan beberapa dampak yang cukup menghebohkan, apa saja? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
1. Badai Diplomatik Internasional Melanda India
Dampak yang paling krusial dari adanya kasus Nupur Sharma sebagai juru bicara di BJP yang dinilai menghina Nabi Muhammad adalah terjadinya badai diplomatik internasional, yang melanda partai, bahkan negara itu sendiri.
Diketahui, Partai BJP merupakan partai yang menguasai India. Saat ini Partai BJP mengalami badai diplomatik internasional.
Kabarnya, Duta Besar India untuk Kuwait dan Qatar menerima catatan protes resmi atas komentar tersebut.
Tidak hanya itu, Kementerian Luar Negeri Pakistan mengutuk komentar juru bicara BJP yang menghina Nabi Muhammad.
Baca Juga: Siapakah Nupur Sharma, Perempuan India yang Menggemparkan Dunia Islam?
Kementerian Luar Negeri Pakistan menyatakan bahwa pihaknya sangat prihatin dengan meningkatnya kekerasan komunal dan kebencian yang mengkhawatirkan terhadap Muslim di India.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Qatar memanggil duta besar India untuk menyampaikan catatan resmi yang mengungkapkan kekecewaan Qatar atas komentar dari Nupur Sharma, karena dinilai menghina Nabi Muhammad.
Qatar mengecam pernyataan Nupur Sharma, dan menuntut India untuk meminta maaf kepada publik.
Selain Qatar, Kuwait juga memanggil duta besar India untuk menyerahkan sebuah nora protes. Kuwait menolak dan mengecam pejabat BJP yang menghina Nabi Muhammad.
Negara Arab Saudi juga turut mengutuk pernyataan pejabat BJP, Saudi mengklaim bahwa komentar yang disampaikan oleh Nupur Sharma merupakan bentuk penghinaan terhadap umat Islam.
2. Negara-negara Arab Menyerukan Boikot Produk India
Tag
Berita Terkait
-
Siapakah Nupur Sharma, Perempuan India yang Menggemparkan Dunia Islam?
-
Simpan Maksud Terselubung, Aksi Fotografer Hajatan Dekati Meja Prasmanan Jadi Sorotan
-
5 Film Populer Shilpa Shetty, Artis India yang Hari Ini Ultah Ke-47 Tahun
-
India Dilanda Protes Besar, Ulah Jubir Partai Penguasa Hina Nabi Muhammad Bikin Hati Umat Muslim Pedih
-
Kecaman untuk Penghina Nabi Muhammad, Politikus India Dianggap Menyerukan Islamofobia
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta
-
Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban
-
KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR
-
Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung
-
OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan