Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai berkomitmen penuh dalam upaya mengaja kedaulatan Negara. Hal tersebut tercermin dari berbagai kunjungan yang dilakukan Jokowi ke setiap wilayah perbatasan di Tanah Air.
Wakil Rektor III Universitas Borneo Tarakan (UBT) M. Djaya Bakri mengatakan Pemerintahan Jokowi langsung memberikan bukti nyata dan bukan hanya janji semata. Khususnya dalam menguatkan misinya menjaga kedaulatan negara.
Apalagi sudah diketahui sejak periode kepemimpinan pertama, Jokowi begitu menggencarkan realisasi dari program Nawacita. Salah satunya dengan mengedepankan pemerataan pembangunan.
"Beliau (Jokowi) di mana kita ketahui bahwa Nawacita di periode pertama yakni membangun Indonesia dari pinggiran," cetus Djaya di Tarakan, Kalimantan Utara.
Dia menambahkan memasuki masa kepemimpinan kedua, komitmen Jokowi semakin menguat. Kondisi itu jelas terlihat dari hadirnya berbagai kegiatan kunjungan Jokowi yang mendatangi langsung ke wilayah perbatasan antar Indonesia dengan negara tetangga.
"Periode kedua ini pun itu menjadi komitmen beliau, dan dibuktikan bahwa beliau datang sendiri ke wilayah perbatasan," sambung Djaya.
Untuk itu, dia menilai keseriusan Jokowi telah melecut semangat masyarakat agar turut ikut berkontribusi menjaga kedaulatan bangsa. Karena kedaulatan negara merupakan harga diri bangsa yang harus dikawal bersama.
"Itu jelas bahwa kita lihat komitmen beliau itu sangat luar biasa. Bukan hanya berada dalam tataran di atas konteks tapi beliau implementasikan," pungkas Djaya.
Baca Juga: Politikus PKS Sebut Jokowi Ingkar Janji, Ini Sebabnya
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi
-
Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan
-
Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi
-
KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok
-
Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng
-
Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen
-
Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi
-
Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat
-
833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar
-
Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan