Suara.com - Seorang pria jadi bulan-bulanan warganet usai hina dan nyinyiri kedatangan jenazah Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril di Indonesia.
Pria tersebut kemudian minta maaf atas perkataanya usai Instagram dan Tiktok miliknya kena takedown.
Video pria yang menghina jenazah putra sulung Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil itu diunggah kembali oleh akun Instagram @uncle_teebob.
"Tunggu ya selesai acara pemakaman kita bikin kamu jadi begi beneran, Cileugsi mah deket dan enggak ada cerita minta maaf terus selesai ya," tulis akun Instagram @uncleteebob.
Nyinyiri Kedatangan Jenazah Eril
Pada sebuah video, seorang pria terekam tengah menonton berita mengenai kepulangan Eril di Bandara Soeta.
Dia kemudian mengomentari proses datangnya jenazah Eril di Bandara Soeta tersebut.
"Ribet banget mati doang, tinggal dikubur aja, heran gue ah," ungkap pria tersebut.
"Pakai disiarin kayak gini najis, geleuh, mati tinggal dikubur aja udah," tambahnya.
Video pria tersebut viral di media sosial. Dia mendapat teguran dari warganet bahkan akun Instagram dan Tiktok miliknya sudah di takedown.
Pria tersebut kemudian membuat video permintaan maaf.
"Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh, ini aku baru bangun tidur banyak banget notif di Tiktok juga bahkan IG aku sampai ke takedown, terus kenapa banyak peringatan di Tiktok, maafin ya, dengan sepenuh hati beneran ini aku beneran," ungkap pria tersebut.
"Ini aku bego banget aku benar-benar enggak tahu berita ini jadi aku langsung posting, jadi perkataan aku tolong dimaafin ya teman-teman, semua netijen," tambahnya.
Meskipun sudah meminta maaf, banyak warganet yang menyatakan bahwa ptia tersebut keterlaluan dan perlu ditindak tegas.
"Salah satu alasan otak ada di atas mulut adalah, berpikirlah sebelum bicara," komentar warganet.
"Jangan kasih kendor, biar ada pembelajaran, kalau perlu hukumannya suruh bantu @uncle_teebob untuk urus sosial (bantu untuk urus Jumat berkah, pelayanan di panti jompo, atau apa gitu supaya hatinya jadi peka," imbuh warganet lain.
"Dia enggak sadar apa posting tiktok berarti bakalan viral apalagi hal yang ga bagus ini," tulis warganet di kolom komentar.
"Minta maaf sono sama pak RK sekeluarga. Yang begini harus dikasih kapok," balas lainnya.
"Kawal sampai baju oren," timpal warganet.
Saat berita ini dibuat, video tersebut telah ditonton rinuan kali dan bisa disaksikan di sini.
Berita Terkait
-
Belajar dari Kasus Bule Panjat Pohon Sakral di Tabanan, Desa Adat Akan Beri Papan Dwi Bahasa
-
Terpopuler: Iko Uwais Diduga Aniaya Seorang Warga Bekasi, Pawang Hujan Rara Hadir di Pemakaman Eril Bilang seperti Ini
-
Parah! Oknum Pedagang Diduga Tega Tipu Pembeli, Jual Cabai Hijau Malah Diisi Rumput Satu Karung
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Komisi VIII DPR RI Awasi Langsung Penyaluran PKH dan Sembako di Batam
-
Diskon Tiket KA Lebaran 2026 Masih Tersedia, KAI Daop 6 Imbau Warga Segera Pesan
-
Ketua MPR Soroti Kasus Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas di Tual: Harus Jadi Pelajaran!
-
Pakar UI: Indonesia Wajib Waspada 'Akal Bulus' Israel di Balik Rekonstruksi Gaza dalam BoP
-
Rocky Gerung: Perjanjian Dagang Prabowo-Trump 'Menghina Indonesia'!
-
Anggota Brimob Aniaya Anak hingga Tewas di Tual, Menteri PPPA Turun Tangan: Sedang Koordinasi
-
Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas, Yusril: Sungguh di Luar Perikemanusiaan
-
Sound Horeg dan Perang Sarung Dilarang Keras Selama Ramadan di Ponorogo, Apa Sanksinya?
-
Berbagi Piring Persaudaraan, Kala Ribuan Orang Menyemut Jadi Keluarga Masjid Jogokariyan
-
Pelajar SMA Aceh Barat Dikeroyok Oknum TNI, Praktisi Hukum Desak Pengadilan Militer