Suara.com - Positive rate Covid-19 di Indonesia mengalami kenaikan jadi 1,36 persen. Kenaikan ini diperkirakan karena varian baru bernama BA.4 dan BA.5. Sebenarnya, apa gejala, penyebab dan penyebaran varian omicron BA.4 dan BA.5?
Varian BA.4 dan BA.5 baru pertama kali ditemukan di Afrika Selatan. BA.4 ditemukan pada 10 Januari 2022. Sementara BA.5 ditemukan pada 25 Februari 2022.
Dua varian itu membuat positive rate di Afrika Selatan melesat. Mengutip Medical News Today, BA.4 menyebar ke seluruh Afrika Selatan dan menyumbang 35 persen dari setiap hasil tes positif. Sementara BA.5 menyumbang 20 persen dari hasil positif.
BA.4 dan BA.5 ini sebenarnya mirip dengan omicron BA.2 yang ditemukan di Eropa hingga Amerika Serikat. Namun, dua varian baru itu memiliki mutasi yang identik dengan lonjakan protein. Itulah yang membedakan dari omicron BA.2.
Penyebaran Varian BA.4 dan BA.5
Dua varian itu menyebar dengan cepat dari Afrika Selatan menuju penjuru negara lain. Data Badan Keamanan Kesehatan Inggris atau UKHSA, pada 22 April lalu, sudah mendapat informasi tentang BA.4 di Inggris.
Begitu pula dengan negara Austria, Amerika Serikat, Denmark, Belgia, Belanda, Swiss, Italia, Kanada, Istael, Bostwana hingga Australia. Beberapa negara tersebut juga ditemukan BA.5.
Di Indonesia, sudah ada delapan kasus Covid-19 yang terdeteksi sebagai BA.4 dan BA.5. Tiga kasus datang dari orang luar negeri yang datang ke Indonesia. Sementara empat kasus terdeteksi di DKI Jakarta, serta satu lagi di Bali, namun orang tersebut datang dari Jakarta.
Dua varian baru itu yang dianggap bertanggung jawab atas naiknya positive rate di Indonesia, dari mulanya 0,5 hingga 0,8, jadi 1,36 persen. Angka itu masih terbilang aman, namun tetap wajib diwaspadai.
Baca Juga: Waspada! Varian Baru Omicron BA.4 dan BA.5 Berpotensi Masuk ke Bandung
Total, gejala yang terdeteksi hingga akhir Mei mencapai 30 negara untuk BA.4 dan 32 negara untuk BA.5.
Gejala Varian BA.4 dan BA.5
Mengutip laman AL, gejala yang tampak ketika orang terpapar varian BA.4 dan BA.5 masih sama seperti varian sebelumnya. Gejala paling umum adalah batuk, kelelahan, hidung tersumbat atau pilek.
Selain itu, gejala lain yang umum dari varian ini adalah demam, sesak napas, nyeri otot, sakit kepala kehilangan rasa atau bau, mual atau muntah dan diare.
Mengutip NICD, gejala ini sama karena BA.4 dan BA.5 masih diklasifikasikan sebagai omicron. Ketika sebagian besar mutasi, terutama dalam lonjakan protein adalah sama, kemungkinan gejalanya akan sama.
Penyebab Varian BA.4 dan BA.5
Tag
Berita Terkait
-
Waspada! Varian Baru Omicron BA.4 dan BA.5 Berpotensi Masuk ke Bandung
-
Fakta-fakta Kasus Subvarian Omicron Terdeteksi di DKI Jakarta dan Bali Beserta Gejalanya
-
Pakar Ungkap Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 Sudah Jadi Variants of Concern di Eropa
-
Sudah Terdeteksi di Indonesia, Berikut Gejala Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5
-
Omicron BA.4 dan BA.5 Terdeteksi di Indonesia, Ahli Imunologi: Waspada, Prokes Harus Diperketat Lagi
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader
-
Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta
-
Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene
-
Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta
-
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit
-
Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK
-
Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion
-
Terungkap! OTT KPK di Tulungagung Diduga Terkait Skema Pemerasan
-
OTT KPK Tulungagung: 13 Orang Dibawa ke Jakarta, Bupati Ikut Diperiksa
-
Bupati Tulungagung Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Ikut Disita