Suara.com - Kasus pencemaran nama baik anak Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dengan terdakwa Ayu Thalia hingga kini masih ramai diberitakan. Bagaimana kronologi kasus Ayu Thalia yang sedang berjalan?
Kasus tersebut sebenarnya bermula pada 28 Agustus 2021 lalu, di mana Ayu Thalia melaporkan Nicholas Sean ke Polsek Penjaringan Jakarta Utara. Ayu Thalia diketahui menuding Nicholas Sean telah mendorongnya dari mobil hingga jatuh dan terluka. Untuk tahu kronologi kasus Ayu Thalia selengkapnya, simak penjelasan berikut ini.
Saat itu, Ayu Thalia mengaku bahwa dirinya telah dianiaya oleh Nicholas Sean hingga menyebabkan luka fisik. Ayu Thalia juga mengunggah di Instagram Story bahwa ada lecet kaki sebelah kiri dan tulang kering sebelah kanan akibat perbuatan Nicholas Sean. Setelah laporan itu banyak diekspos oleh media massa, Nicholas Sean menjadi sasaran hujatan publik.
Nicholas Sean lantas memberikan pengakuan bahwa dirinya tidak pernah menyentuh Ayu Thalia, apalagi menariknya paksa hingga keluar dari mobil dan terjatuh. Hal tersebut diungkap Nicholas Sean saat dirinya diminta menjelaskan kronologi, di mana dirinya dituduh menganiaya Ayu Thalia hingga menyebabkan luka fisik.
Diketahui, Nicholas Sean hadir sebagai saksi dalam sidang kasus pencemaran nama baik dengan terdakwa Ayu Thalia di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara, pada hari Selasa (14/6/2022).
Awalnya, putra dari Ahok itu mengaku bahwa dirinya datang baik-baik ke tempat kerja Ayu Thalia di Prestige Mobil untuk menyelesaikan beberapa urusannya dengan terdakwa.
Kemudian, menurut Nicholas Sean, Ayu Thalia justru menolak permintaannya dan menangis di dalam mobil. Lalu, Sean mengatakan bahwa Ayu Thalia tiba-tiba menjatuhkan dirinya sendiri, seolah Sean yang menariknya paksa keluar.
Seperti apa kronologi kasus Ayu Thalia yang sebenarnya? Mari simak ulasan selengkapnya di bawah ini, yang telah dirangkum dari berbagai sumber.
Ayu Thalia Melaporkan Nicholas Sean
Dalam laporannya ke polisi, Nicholas Sean diduga menganiaya Ayu Thalia. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Pluit, Jakarta Utara, pada tanggal 27 Agustus 2021, pukul 23.00 WIB.
Saat itu, Nicholas Sean mendatangi showroom mobil Ayu Thalia. Saat pertikaian terjadi, Ayu Thalia mengklaim didorong oleh Nicholas Sean dari mobil hingga terjatuh dan terluka.
Ayu Thalia juga mengaku mendapatkan perawatan luka di rumah sakit hingga pulih. Kemudian, Ayu melaporkan dugaan penganiayaan ini ke kantor polisi, tepatnya Polsek Penjaringan Jakarta Utara.
Nicholas Sean Melaporkan Balik Ayu Thalia
Karena merasa tidak melakukan yang dituduhkan, Nicholas Sean akhirnya melaporkan Ayu Thalia balik pada 31 Agustus 2021 di Polres Jakarta Utara. Sebelum melaporkan, Nicholas Sean sempat memberikan ultimatum kepada Ayu Thalia untuk meminta maaf dalam tempo 1x24 jam.
Namun, ternyata tidak ada itikad baik dari Ayu Thalia untuk meminta maaf hingga akhirnya Sean melanjutkan kasus tersebut ke proses hukum.
Berita Terkait
-
Isu Pacaran Dibantah Putra Ahok, Ayu Thalia Beberkan Nicholas Sean Ajaknya ke Hotel: Teman Biasa Tidak Tidur Bareng
-
Nicholas Sean Bantah Isu Pacaran, Ayu Thalia: Teman Biasa Tidak Tidur Bareng
-
10 Seleb Duel Tinju di Holywings, Ada Duel Sengit Anak Mantan Menteri
-
Mengaku Tak sakit Hati, Amber Heard Sebut Komentar Pedas di Media Sosial Tak Adil
-
Berlangsung Sengit! 5 Momen Adu Tinju Nicholas Sean vs Sabian Tama
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia