Suara.com - Profil John Wempi Wetipo langsung dicari publik setelah ia dilantik menjadi Wakil Menteri Dalam Negeri Indonesia (Wamendagri) yang baru. Pelantikan ini dipimpin oleh Presiden Joko Widodo di Istana, pada Rabu (15/6/2022).
Apakah anda mengenal siapa John Wempi Wetipo sebenarnya? Jika belum, simak penjelasan tentang profil John Wempi Wetipo berikut yang telah disusun tim Suara.com.
Profil John Wempi Wetipo
John Wempi Wetipo adalah putra Papua yang kini duduk dikursi Wamendagri dan mendampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Ia diberi jabatan itu hingga 2024 nanti.
Wempi Wetipo lahir di Jayawijaya, Irian Barat pada 15 September 1972. Ia juga dikenal merupakan kader dari PDI Perjuangan.
Perlu diketahui, sebelum menjabat sebagai Wamendagri, John Wempi Wetipo telah ada di Kabinet Indonesia Maju. Sebelumnya, ia mendapat tugas sebagai Wakil Menteri PUPR.
Berdasarkan situs eppid.pu.go.id, John Wempi Wetipo memiliki riwayat pendidikan:
- SD YPPGI Hitigima, Wamena Tahun 1985
- SMP Negeri 2 Wamena Tahun 1988
- SMA YPPK Taruna Dharma Jayapura Tahun 1991
- S1 Fakultas Hukum Universitas Cenderawasih Tahun 2011
- S2 Fakultas Hukum Universitas Cenderawasih Tahun 2013
Baca Juga: Apa Tugas Wakil Menteri? Ini Penjelasan Lengkap Menurut Perpres
Berikut ini jejak karier John Wempi Wetipo dalam pemerintahan:
- PNS Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Tahun 1996 s.d. 1998
- Kepala Seksi Promosi dan Pemasaran Dinas Pariwisata Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Tahun 1998 s.d. 2006
- Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Tahun 2006 s.d. 2008
- Bupati Jayawijaya, Provinsi Papua Tahun 2008 s.d. 2013
- Bupati Jayawijaya, Provinsi Papua Tahun 2013 s.d. 2018
- Wakil Menteri PUPR Tahun 2019 s.d. 2022
Selain itu, John Wempi Wetipo juga pernah menjadi Ketua DPD PDIP Jayawijaya. Ia juga sempat menjabat Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (PB POBSI) pada 2014-2018.
Harta Kekayaan John Wempi Wetipo
Berdasarkan situs LHKPN, harta kekayaan John Wempi Wetipo tercatat Rp 65,33 miliar. Laporan itu untuk periodik tahun 2020 ketika Wempi Wetipo menjabat sebagai Wamen PUPR.
Tercatat ada 12 tanah dan bangunan di Jayawijaya dan satu di Makassar yang dimiliki Wempi Wetipo. Selain itu, ia juga memiliki beberapa kendaraan baik mobil dan motor yang harganya mencapai Rp 4,01 miliar.
Selanjutnya, harta bergerak lainnya mencapai Rp563 juta. Kas dan setara kas senilai Rp513,9 juta. Terakhir, harta lainnya Wempi memiliki Rp52,92 miliar.
Berita Terkait
-
Apa Tugas Wakil Menteri? Ini Penjelasan Lengkap Menurut Perpres
-
Resmi Dilantik Jadi Wamendagri, Ini Total Kekayaan John Wempi Wetipo
-
Jokowi Tambah Jabatan Wamen, Partai Koalisi Tangkap Sinyal Reshuffle?
-
Polemik Tambah Kursi Wakil Menteri, Wapres Ma'ruf: Bukan Semata-Mata Menampung
-
Legislator PAN Sebut Jabatan Wamendagri Malah Jadi Beban Politik
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
PBB Dinilai Tak Relevan, Megawati Desak Reformasi Total: Hapus Veto, Pakai Pancasila
-
Sebut Tuntutan Kasus LNG Tidak Utuh, Nandang Sutisna: Kerugian Parsial Jangan Dipaksakan Jadi Pidana
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat
-
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer
-
Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal
-
Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu