Suara.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/ BPN) Hadi Tjahjanto melangsungkan kunjungan kerja di Jawa Timur pada Minggu (19/6/2022). Hadi mengaku harus langsung terjun ke lapangan supaya mengetahui permasalahan lahan.
Lokasi pertama yang dikunjungi Hadi ialah kantor pertanahan untuk area Jawa Timur. Pada kesempatan ini, Hadi mendengarkan paparan dari beberapa Kepala Kantor Pertanahan Provinsi Jawa Timur terkait permasalahan pertanahan yang dihadapi di wilayahnya masing-masing.
Setelah berdiskusi, Hadi memberikan pengarahan kepada jajarannya untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dengan sesuai aturan dan hukum yang berlaku.
Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan lahan HGU PTPN XII Kebun Pancursari yang menjadi sengketa dengan warga.
Selesai meninjau lahan tersebut, mantan Panglima tersebut juga berdialog langsung dengan masyarakat di Desa Tegalrejo Kecamatan Sumbermanjing Wetan.
"Kalau saya tidak terjun langsung ke lapangan, saya tidak akan tahu permasalahannya. Saya mencari solusi yang terbaik untuk bapak dan ibu sekalian, yang masih menggarap di lahan yang bapak, ibu duduki saat ini yang masuk di lahan PTPN XII siapa saja?," tanya Hadi.
"Semua, pak," jawab warga yang hadir.
Lalu Hadi kembali bertanya tanaman apa yang digarap di lahan oleh warga. Mayoritas dari mereka menjawab menanam tebu, jagung dan singkong.
"Bapak dan ibu, memang diperlukan kesabaran untuk memenuhi keinginan bapak dan ibu, Tapi bapak dan ibu yang masih menanam jagung, tebu dan sebagainya masih bisa dipanen, silahkan dipanen semuanya," pintanya.
"Sambil menunggu proses yang sedang berjalan, disamping kami memikirkan bapak dan ibu, kami juga memikirkan PTPN XII," tambah Hadi.
Baca Juga: Ini Tarif BPJS Kesehatan 2022 Terbaru, Cek Besaran Iurannya
Dalam kegiatan ini Hadi didampingi Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Timur, Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian ATR/BPN, Bupati Malang, dan Kepala Kantor Pertanahan.
Berita Terkait
-
Hadi Tjahjanto Menteri ATR, Pemkot Solo Bisa Dapat 'Durian Runtuh', Gibran Inginkan Hal Ini
-
Hadi Tjahjanto Komit Berantas Mafia Tanah, Mantan Kapolda Sumbar Optimis Sengketa Kaum Maboet di Padang Selesai
-
Hari Pertama Bertugas, Menteri Hadi Gelar Rapat Pimpinan Kementerian ATR/BPN
-
Jokowi Tunjuk Eks Panglima TNI Jadi Menteri ATR/BPN, JATAM: Ancaman Bagi Masyarakat di IKN
-
Eks Panglima TNI Jadi Menteri ATR/BPN, Disebut Sosok Tepat Berantas Mafia Tanah di Riau
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sambut Praja IPDN, Wamendagri Bima Arya Tekankan Fokus Pemulihan Permukiman Warga Aceh Tamiang
-
Sambut HUT PDIP ke-53, Atribut Soekarno Run 2026 Resmi Diluncurkan di GBK
-
Pramono Targetkan Inflasi Jakarta 2026 Jinakkan Angka Nasional
-
Polda Metro Bongkar Jaringan Perdagangan Anak di Jakarta Barat! Empat Balita Berhasil Diselamatkan
-
Timnas Futsal Melaju ke Final Piala Asia 2026, Bahlil Lahadalia: Ah Paten Itu!
-
Benarkah Beras dan Rokok Penentu Garis Kemiskinan Warga Jakarta?
-
Tak Mau Ingkari Putusan Munas Golkar, Bahlil Tegaskan Bakal Dukung Prabowo-Gibran hingga Selesai
-
Waketum PAN Ingin Prabowo Dipasangkan Dengan Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Doa Saja
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Dari Dua Kali Jadi Sekali? MBG Lansia Berpotensi Ikut Skema Rp10 Ribu per Porsi