Suara.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) enggan mengulang kembali seperti gelaran pemilu presiden (Pilpres) periode sebelumnya yang hanya menghadirkan dua poros koalisi partai politik (parpol).
Lantaran itu, Sekjen PKS Aboe Bakar Al Habsyi menyatakan, jika partai berlambang bulan sabit kembar tersebut ingin menghadirkan poros ketiga.
"Kita nggak mau ke dalam dan terkunci akhirnya kita bergerak. Ya kita berharap PKS yang akan mengantarkan poros tiga," kata Aboe di Rapimnas PKS di Jakarta, Selasa (21/6/2022).
Aboe berujar, saat ini pergerakan PKS untuk mewujudkan poros ketiga sedang dilakukan dengan penjajakan koalisi bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Koalisi antara kedua partai berbasis massa Islam itu disebut PKB dengan nama Koalisi Semut Merah.
"Maka kita ajak PKB jalan ya. Muncul lah adalah Semut Merah lah ya," ujar Aboe.
Di luar PKB, PKS juga tengah melakukan komunikasi dengan partai-partai lain.
"Kita juga pada waktu yang sama sudah pendekatan ke Partai Demokrat dan partai yang lain NasDem," katanya.
Sebelumnya, pada pekan kemarin PKB menjalin komunikasi dengan Demokrat. Teranyar di tengah pemberitaan pembentukan koalisi PKB, PKS dan Demokrat; Ketum PKB Muhaimin Iskandar justru berkunjung ke kediaman Ketum Gerindra Prabowo Subianto.
Kekinian usai dari pertemuan tersebut, timbul wacana pembentukan koalisi PKB dan Gerindra. Diakui Jazilul bahwa koalisi PKB dan Gerindra dianggap lebih realistis.
Baca Juga: Ngaku Tak Kapok Kembali Berkoalisi, Gerindra Buka Pintu Lebar buat PKS
Kendati begitu, PKB masih enggan meninggalkan begitu saja jejak mereka di Koalisi Semut Merah bersama PKS.
Jazilul menegaskan bahwa proses penjajakan Koalisi Semut Merah masih berlangsung, termasuk komunikasi politik dengan partai lain.
"Iya kan Semut Merah masih jalan, itu juga masih jalan, nggak ada berhentinya," kata Jazilul di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (20/6/2022).
Jazilul justru berkeinginan untuk mempertemukan Gerindra dengan Koalisi Semut Merah. Hanya saja teknis pertemuan tersebut masih belum dibicarakan.
Menanggapi langkah PKB yang berada di dua jalur antara Gerindra dan Koalisi Semut Merah, Jazilul membuka semua opsi. Menurutnya sebelum koalisi resmi terbentuk atau ia menyebutnya dengan istilah janur kuning melengkung, semua peluang masih terbuka.
"Iya itu semuanya pada tahap awal kesepakatan, tetapi dengan Gerindra itu istilahnya lebih maju bicara soal siapa pasangannya, gitu," kata Jazilul.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali