2. Hajar Aswad memiliki aroma yang unik
Batu yang ditemukan Ismail ini, diyakini umat Islam sebagai batu yang dibawa Nabi Adam dari surga ke dunia.
Dahulu kala, batu ini berwarna putih dan bersinar terang menyinari Jazirah Arab, namun seirng waktu sinarnya meredup dan warnanya berubah menjadi hitam.
Batu ini memiliki aroma unik dan wangi alami yang dimilikinya semenjak awal keberadaannya. Batu ini kini berada di sisi luar Kakbah untuk memudahkan sesorang menciumnya.
Dan mencium Hajar Aswad di Kakbah merupakan sunnah Nabi Muhammad, karena beliau selalu menciumnya setiap saat melakukan tawaf.
3. Hajar Aswad pernah dicuri dan hilang
Sepanjang sejarah Islam, Hajar Aswad pernah mengalami beberapa peristiwa. Salah satunya batu ini pernah hilang dan pecah.
Hingga Kementerian Urusan Keislaman, Wakaf , Dakwah dan Penyuluhan Kerajaan Arab Saudi dalam situsnya memberikan detail sejarah peletakan kembali Hajar Aswad.
Zaman Bani Bakar bin Abdi Manaf bin Ghaisyan bin Khaza’ah mengusir keturunan Jurhum dari wilayah Makkah.
Baca Juga: Lebih Separuh Jemaah Haji Indonesia Sudah Berada di Mekkah
Amr bin Harits bin Madhadh Al Jurhumi membawa serta dua patung emas kepala rusa dan Hajar Aswad dan dipendam di sumur Zamzam, seterusnya mereka berangkat menuju Yaman.
Akhirnya ada seorang wanita dari Bani Khaza’ah memberitahukan pada kaumnya, bahwa dia melihat kaum Jurhum meletakkan Hajar Aswad dalam sumur.
Kemudian batu itu ditemukan, dan diletakkan kembali ditempatnya. Hal ini terjadi sebelum pembangunan yang dilakukan oleh Qhusyay bin Kilab.
Pada masa Rasullullah berusia 30 tahun ketika beliau belum diangkat menjadi Rasul, Kakbah pernah direnovasi setelah peristiwa banjir yang terjadi di kota Makkah.
Ketika peletakan Hajar Aswad, suku Quraisy pernah berselisih untuk memperbutkan siapa yang berhak meletakkan kembali Hajar Aswad.
Perselisihan ini sempat menimbulkan pertumpahan darah, namun dapat diselesaikan dengan kesepakatan dan menunjuk Nabi Muhhamad sebagai kesepakatan dari hakim pengadilan.
Dengan bijak Rasullulah berkata pada mereka “Berikan padaku sebuah kain”. Lalu didatangkanlah kain kepadanya.
Lalu Nabi Muhammad mengambil Hajar Aswad dan menaruhnya dalam kain dengan tangannya, lalu Beliau berkata, “Hendaklah setiap kabilah memegang sisi-sisi kain ini, kemudian angkatlah bersama-sama!”.
Mereka lalu bersama-sama melakukannya, dan ketika sampai pada tempatnya, Rasullulah meletakkan Hajar Aswad menggunakan tangannya kemudian dibangunlah Kakbah.
Itulah sejarah Hajar Aswad batu mulia yang diyakini berasal dari surga.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Tag
Berita Terkait
-
Lebih Separuh Jemaah Haji Indonesia Sudah Berada di Mekkah
-
10 Larangan Ihram Bagi Laki-Laki, Lengkap dengan Ketentuan Besaran Dendanya
-
Serangan Jantung, Jemaah Haji Kloter Khusus Meninggal di Madinah
-
Jemaah Indonesia: Haji Tahun Ini Serasa Haji Plus Plus Plus!
-
Akhirnya Tiba di Tanah Suci, Jemaah Haji Indonesia Menangis Terharu
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam
-
Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim
-
Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi
-
Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup
-
Alasan KPK Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp898 Miliar
-
Mahasiswa Trisakti Sampaikan Tiga Tuntutan di DPR, Soroti Ekonomi hingga Supremasi Sipil
-
Mahasiswa Trisakti Melawan! Tuntut MBG Dihentikan Sementara dan Evaluasi Total
-
Polda Metro Jaya Ungkap Alasan Jemput Paksa Roy Suryo dan dr Tifa
-
Pro Kontra MBG: Mahasiswa Jakarta Demo Minta Setop, Warga Jambi Minta Lanjut
-
Jejak Frans Antony 'Bendahara' Fredy Pratama: Pernah Bersembunyi di Kawasan Elite Phatthanakan