"Intinya ketika ada kepengurusan, langsung akan dilakukan penyesuaian namanya, jadi Insya Allah tidak akan membebani," ungkap Anies.
4. Warga mengaku tidak ada pemberitahuan
Meski dijanjikan tak akan membebani warga, penduduk RT 04/05 Kelurahan Cililitan, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur sempat mengeluhkan kurangnya sosialisasi pergantian nama Jalan Budaya menjadi Jalan Entong Gendut.
Sebelum Anies mensosialisasikan bahwa perubahan tersebut tidak akan menyulitkan perihal kepengurusan, warga di sekitar Jalan Budaya mengeluh lantaran tidak ada pemberitahuan maupun sosialisasi.
"Tidak ada pemberitahuan itu (pergantian nama jalan), musyawarah, ya rembuk warga gitu, minimal ke RT atau RW, jadinya yang salah itu yang mengusul," ucap Ketua RT 04/05 Kelurahan Cililitan, Kamal.
5. Sejarawan apresiasi langkah Anies dan Pemprov
Sosok sejarawan yakni Ridwan Saidi mengapresiasi langkah yang dilakukan Anies dan Pemprov DKI Jakarta. Ia menilai bahwa langkah tersebut dapat mengenalkan sejarah Betawi pada masyarakat sekitar.
"Ya baguslah. Jadi biar penduduk Jakarta dan pendatang mengerti bahwa tokoh-tokoh Betawi itu kita angkat sekarang namanya untuk dikenang bersama," kata pria yang akrab disapa Babe tersebut saat dihubungi Suara.com, Selasa (21/6/2022).
6. Tidak ada sangkut paut dengan Pilpres 2024
Baca Juga: 22 Nama Jalan Diubah, Dukcapil DKI Buka Layanan Ubah Data Dokumen Kependudukan
Terkait dengan asumsi bahwa langkah Anies tersebut sebagai manuever politik mendekati Pilpres 2024, Babe menekankan bahwa hal tersebut tidaklah benar. Tidak ada sangkut paut perubahan nama jalan tersebut dengan Pilpres 2024 lantaran telah menempuh konsultasi dengan para ahli sejarah Betawi.
"Gak ada urusan sama (Pemilu) 2024. Itu usul dari kalangan budayawan Betawi sendiri kok," lanjut Babe
7. Tuai sindiran dari politisi PDIP
Meski didukung oleh para sejarawan, politisi PDIP layangkan sindiran terhadap langkah Anies tersebut. Sekjen DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyinggung bahwa NasDem harus memberikan penjelasan langkah Anies tersebut lantaran sudah mendukungnya untuk maju ke Pilpres
"Ya tentu saja Pak Anies dengan mengganti nama punya pertimbangan, tetapi Partai NasDem juga bisa memberikan penjelasan, karena NasDem, kan, sudah mendukung Pak Anies," kata Hasto ditemui di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Kamis (23/6/2022).
Ia juga menyarankan bahwa NasDem harus membantu sosialisasi perubahan nama jalan tersebut ke masyarakat lantaran petinggi partai, Surya Paloh dekat dengan media besar.
Kontributor : Armand Ilham
Tag
Berita Terkait
-
Anies Belum Lakukan Pembatasan Sosial Meski Kasus Covid-19 DKI Meningkat
-
22 Nama Jalan Diubah, Dukcapil DKI Buka Layanan Ubah Data Dokumen Kependudukan
-
Kasus Covid-19 di Jakarta Naik, Anies Belum Lakukan Pengetatan, Ini Alasannya
-
Soroti Jalan di Jakarta Diganti Nama Tokoh Betawi, PDIP Sindir NasDem: Partai Pendukung Anies Harus Bantu Sosialiasi
-
Ubah Puluhan Nama Jalan di Jakarta, Anies Janji Tak Akan Bebani Warga
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis