Suara.com - Seorang sender curhat miliki tetangga yang sering memarkirkan mobilnya di jalan depan rumahnya. Tetangganya tersebut tiba-tiba ngamuk saat keluarga sender hendak membangun usaha di area rumahnya.
Curhatan tersebut dikirimkan pada Minggu (26/06/22) melalui akun Twitter @SeputarTetangga.
Dalam cuitannya, ia menuliskan judul, "Parkir di jalan depan rumah orang".
Awalnya, pengirim cuitan ini mengungkapkan bahwa rumahnya berada pas di samping jalan raya. Sedangkan rumah tetangganya berada belakang rumahnya.
"Jadi, rumah sender di samping jalan raya pas. Nah, tetangga sender ini rumahnya di belakang rumah sender," ungkapnya di awal cuitan.
Ia kemudian menjelaskan bahwa tetangganya ini memiliki mobil yang sering kali diparkirkan di depan rumahnya. Hal ini karena tetangganya tidak memiliki garasi dan rumahnya berada di dalam gang sempit.
"Dia ini punya mobil tapi sering banget parkir di depan rumah sender. Dia nggak punya garasi karena rumahnya masuk di gang sempit," lanjutnya.
Pengirim cuitan ini mengungkapkan bahwa keluarganya enggan menegur tetangganya yang sering parkir di jalan depan rumahnya, karena keluarganya malas untuk ribut-ribut dengan tetangganya tersebut.
"Selama ini dibiarin terus sama orang tua, karena malas ribut ada dan orang ini emang terkenal problematik di kampung," terangnya.
Baca Juga: Suami Istri Jadi Rival di Game, Cara Beri Tahu Naik Level Bikin Ngakak
Selanjutnya, pengirim cuitan ini menjelaskan bahwa keluarganya hendak membangun usaha di area rumahnya. Namun entah mengapa, tetangganya malah ngamuk kepada keluarganya.
Tetangganya tersebut merasa tidak terima dan mengungkapkan bahwa keluargannya tidak berhak melarang dirinya untuk parkir mobil di jalan depan rumahnya.
"Singkat cerita keluarga sender mau buka usaha yang otomatis seluruh lahan rumah bakal dipakai. Eh, tetangga sender ini marah-marah dong. Dia nggak terima, dia bilang ini jalan umum dan keluarga sender nggak ada hak buat ngelarang doi parkir mobil di sini," jelasnya.
Cuitan ini pun menuai beragam tanggapan dari netizen. Netizen dibuat heran dengan perilaku tetangga dari sender ini.
"Jalan umum, tapi dia sendiri zalim sama hak orang lain. A** banget tetangganya," ungkap netizen.
"Lucu ya. Dia sendiri yang bilang jalanan umum, tapi dia parkir di situ boleh? Itu maksudnya dia mau bilang kalau itu sebenarnya jalanan milik dia gitu ya? Anjay," terang netizen.
"Punya umum, tapi nggak ada hak orang parkir dalam jangka lama di situ. Jalan ya jalan, buat lewat kendaraan, bukan tempat parkir," kata netizen.
"Ya justru karena jalan umum dia nggak boleh parkir di situ. Heran deh," tambah netizen.
Berita Terkait
-
Suami Istri Jadi Rival di Game, Cara Beri Tahu Naik Level Bikin Ngakak
-
Konser Kebun Raya Bogor Bikin Rumput Rusak Jadi Perbincangan, Netizen Sindir Panitia: Harus Tanggung Jawab
-
Brak! Mobil Tertabrak Kereta Api, Seorang PNS Lolos dari Maut
-
Sadis, Video Rekaman CCTV Detik-detik Pembunuhan Pemilik Toko Ban di Sintang Tersebar di Medsos
-
Dikabarkan Hilang, Warganet Ramai Komentar di Unggahan Terakhir Marshanda: Hoax Kali
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Jelang MPLS 2026/2027, Gus Ipul Beri Pembekalan kepada 191 Sekolah Rakyat
-
Prabowo dan Narendra Modi Sambangi Candi Prambanan, PM India Dijadwalkan Beribadah
-
Menteri Imipas Buka Suara soal Usulan Napi Penerima Amnesti Wajib Ikut Komcad
-
Demo Pendukung MBG Digelar Hari Ini, 1.686 Personel Gabungan Turun Mengamankan
-
KPK Jangan Melempem! Usut Tuntas Skandal Amplop Menhut Raja Juli di Kasus Suap Hutan Kuansing
-
DPRD DKI Nilai Tarif Transjakarta Naik Jadi Rp 5.000 Masih Wajar, Ini Alasannya
-
KPK Doakan Gus Yaqut Cepat Sembuh agar Proses Hukum Kasus Korupsi Haji Segera Rampung
-
Momen Akrab Gibran, Puan, Muzani, dan Sultan di Parlemen, Ternyata Bahas Soal Ini
-
Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!
-
Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi